GCG, Karakteristik Perusahaan dan Financial Distress Sebagai Determinan Luas Pengungkapan Sukarela
Berkas Tugas Akhir
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
bab II.pdf
Restricted to Registered users only
bab III.pdf
Restricted to Registered users only
bab IV.pdf
Restricted to Registered users only
bab V.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Adanya konflik kepentingan antara principal dan agen menyebabkan terjadinya asimetri
informasi. Asimetri informasi adalah ketidakseimbangan informasi yang dimiliki antara principal
dan agen. Asimetri informasi ini, dapat diminimalisir dengan diungkapnya informasi tambahan
dalam laporan tahunan yaitu dengan pengungkapan sukarela. Faktor-faktor GCG, karakteristik
perusahaan dan financial distress diprediksi dapat mempengaruhi luas pengungkapan sukarela.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh ownership dispersion, financial distress, ukuran
dewan komisaris, CEO duality dan umur listing terhadap luas pengungkapan sukarela. Populasi
data adalah perusahaan industri dasar dan kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indoneisa periode
2015-2018. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dan diperoleh 160
sampel. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari laporan tahunan. Data dianalisis
menggunakan metode Analisis Regresi Linear Berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa
ownership dispersion berpengaruh positif sinifikan terhadap luas pengungkapan sukarela,
financial distress berpengaruh positif tidak signifikan terhadap luas pengungkapan sukarela,
ukuran dewan komisaris berpengaruh positif signifikan terhadap luas pengungkapan sukarela,
CEO duality berpengaruh positif tidak signifikan terhadap luas pengungkapan sukarela dan umur
listing berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap luas pengungkapan sukarela.
Kata Kunci : GCG, Karakteristik Perusahaaan, Financial Distress, Luas Pengungkapan Sukarela.
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
