PENGARUH INFLASI, CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR),FINANCING TO DEPOSIT RATIO (FDR) DAN OPERATING COSTS OPERATING INCOME (BOPO) TERHADAP NON PERFORMING FINANCING (NPF) PADA BANK UMUM SYARIAH PERIODE TAHUN 2015-2018
Berkas Tugas Akhir
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis Non Performing Financing (NPF) pada Bank Umum Syariah di Indonesia.beberapa faktor yang dianalisis dalam mempengaruhi Non Performing Financing adalah : Inflasi, Capital Adequacy Ratio (CAR), Financing to Deposit Ratio (FDR), dan Operations Costs Operation Income (BOPO). Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Regresi Linier Berganda, data diperoleh berdasarkan annual report Bank Syariah dari bulan Januari 2015 sampai dengan Desember 2018.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Inflasi dengan nilai signifikan sebesar 0,639, Capital Adequacy Ratio (CAR) dengan nilai signifikan sebesar 0.000, Financing to Deposit Ratio (FDR) dengan nilai signifikan sebesar 0,002, dan Operations Costs Operation Income (BOPO) dengan nilai signifikan sebesar 0,005.
Kata kunci : Non Performing Financing (NPF), Inflasi, Capital Adequacy Ratio (CAR), Financing to Deposit Ratio (FDR), dan Operations Costs Operation Income (BOPO)
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
