PENGARUH SISTEM PENGENDALIAN INTERN , ASIMETRI INFORMASI , KEADILAN ORGANISASI , DAN MORALITAS INDIVIDU TERHADAP KECURANGAN (FRAUD) ( Studi Empiris pada Bank Perkreditan Rakyat Di Kota Semarang )
Berkas Tugas Akhir
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
dari sistem pengendalian intern , asimetri informasi , keadilan organisasi , moralitas individu terhadap kecurangan . Penelitian ini berangkat dari fenomena yang berupa kasus-kasus kecurangan (fraud) dalam Bank Perkreditan Rakyat di Semarang , dan masih adanya hasil – hasil penelitian terdahulu yang bertentangan. Hasil penelitian mereka menunjukan bahwa kecurangan dapat terjadi karena adanya asimetri informasi , kurangnya keadilan organisasi , lemahnya sistem pengendalian intern dan rendahnya moralitas individu.
Data dari penelitian ini diperoleh dari penyebaran kuesioner yang didapat 72 responden dari Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Kota Semarang. Populasi pada penelitian ini adalah semua internal auditor dan pegawai yang bekerja pada Bank Perkreditan Rakyat di kota Semarang. Berdasarkan data dari Otoritas Jasa Keuangan pada tahun 2016 terdapat 25 Bank Perkreditan Rakyat yang berlokasi di kota Semarang Metode analisis datanya adalah uji validitas , uji reliabilitas , analisis statistik deskriptif , uji asumsi klasik dan uji hipotesis.
Hasil penelitian menunjukan bahwa sistem pengendalian intern , keadilan organisasi , dan moralitas individu berpengaruh negatif signifikan terhadap kecurangan . Sedangkan asimetri informasi berpengaruh positif signifikan terhadap kecurangan.
Kata kunci : Sistem Pengendalian Intern , Asimetri Informasi , Keadilan Organisasi , Moralitas Individu , Kecurangan.
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
