MODEL PENINGKATAN MOTIVASI INTRINSIK UNTUK MEMICU KINERJA SUMBER DAYA MANUSIA (Studi Kasus Pada Karyawan Fakultas Ekonomi Unissula)
Berkas Tugas Akhir
BAB II_1.pdf
Restricted to Registered users only
BAB III_1.pdf
Restricted to Registered users only
BAB IV_1.pdf
Restricted to Registered users only
BAB V_1.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis keterkaitan antara spiritual leadership, motivasi intrinsik, dan komitmen afektif terhadap kinerja sumber daya manusia. Populasi dari penelitian ini adalah karyawan fakultas Ekonomi Unissula yang berjumlah 40 orang. Peneliti menggunakan cara sensus yaitu seluruh elemen populasi diselidiki satu persatu. Metode analisis yang digunakan yaitu regresi linear berganda.
Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan variabel komitmen afektif terhadap kinerja sumber daya manusia, variabel variabel motivasi intrinsik terhadap kinerja sumber daya manusia, dan variabel spiritual leadership terhadap komitmen afektif. Sedangkan variabel motivasi intrinsik tidak bepengaruh terhadap komitmen afektif begitu juga dengan variabel spiritual leadership tidak berpengaruh terhadap kinerja sumber daya manusia. Pengaruh motivasi intrinsik terhadap kinerja sumber daya manusia melalui komitmen afektif mendapatkan persentase paling tinggi yaitu sebesar 46.7%. Pengaruh komitmen afektif terhadap kinerja sumber daya manusia mendapat persentase tertinggi kedua yaitu sebesar 41.9% dan pengaruh spiritual leadership terhadap kinerja sumber daya manusia melalui varibael komitmen afektif mendapat persentase terendah yaitu sebesar 28.5%
Kata kunci : spiritual leadership, motivasi intrinsik, komitmen afektif, dan kinerja sumber daya manusia
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
