PROFESIONALISME PENYIDIK POLRI DALAMMENANGANI TINDAK PIDANA KORUPSI DI WILAYAH HUKUM POLRES BLORA
Berkas Tugas Akhir
BAB II_1.pdf
Restricted to Registered users only
BAB III_1.pdf
Restricted to Registered users only
BAB IV_1.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Peran Polri di dalam penyidikan tindak pidana korupsi sangat penting, karena Polri menjadi ujung tombak dalam penegakan hukum, sehingga dituntut profesionalisme Polri dalam pemberantasan tindak pidana korupsi. Sikap yang belum profesional, kekerasan, arogan, sikap garang, galak dan ,penuh gertakan sampai saat ini masih terjadi di Polri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Untuk mengetahui dan menganalisa serta menjelaskan profesionalisme yang tepat dilakukan penyidik polres Blora untuk mengungkap pemberantasan tindak pidana korupsi di wilayah Kabupaten Blora .Untuk mengetahui dan menjelaskan hambatan yang dihadapi Penyidik Polres Blora dalam rangka Pengungkapan perkara tindak pidana korupsi .Untuk mengetahui dan menjelaskan solusi yang harus dilakukan untuk mengatasi hambatan yang terjadi dalam menangani tindak pidana korupsi
Tipe penelitian ini adalah deskriptif sesuai dengan masalah dan tujuan dalam penelitian. Penelitian menggambarkan sejumlah variabel yang berkenaan dengan masalah yang diteliti. Dengan kata lain penelitian ini hanya terbatas pada penggambaran satu atau lebih mengenai profesionalisme penegak hukum dalam menangani tindak pidana korupsi tanpa perlu mengaitkan gejala-gejala tersebut dalam suatu penjelasan kausal. 1)1-lasil penelitian ini adalah bahwa Untuk mengetahui dan menganalisa serta menjelaskan profesionalisme yang tepat dilakukan penyidik polres Blora untuk mengungkap pemberantasan tindak pidana korupsi di wilayah Kabupaten Blora .2 ).Untuk mengetahui dan menjelaskan hambatan yang dihadapi Penyidik Polres Blora dalam rangka Pengungkapan perkara tindak pidana korupsi .3.)ntuk mengetahui dan menjelaskan solusi yang hams dilakukan untuk mengatasi hambatan yang terjadi dalam menangani tindak pidana korupsisaat ini dalam melakukan penegakan hukum tindak pidana korupsi. Dan beberapa faktor baik yang bersifat intern maupun ekstern sebagai penyebab yang mempengaruhi kualitas penyidik Polri, yang secara yuridis, psychologis dan teknis belum mampu menunjukkan jati diri sebagai penyidik Polri yang profesional dalam penegakan hukum tindak pidana korupsi sehingga popularitas penyidik Polri tidak sebagaik Kejaksaan di hadapan masyarakat.
Kata kunci : Profesionalisme, Kepolisian Negara Republik Indonesia, Penyidikan Tindak Pidana Korupsi
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
