Achyadi, Dedi (2025) RE-ENGINEERING PROYEK PEMBANGUNAN PONDOK SHABRAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[thumbnail of Magister Teknik Sipil_20202200012_fullpdf.pdf] Text
Magister Teknik Sipil_20202200012_fullpdf.pdf

| Download (2MB)
[thumbnail of Magister Teknik Sipil_20202200012_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Magister Teknik Sipil_20202200012_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (154kB)

Abstract

Proyek konstruksi bangunan gedung sering mengalami keterlambatan pelaksanaan dan pembengkakan biaya akibat pemilihan metode kerja yang kurang optimal, terutama pada pekerjaan struktur seperti pengecoran dan bekisting. Pada Proyek Pembangunan Pondok Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta, diperlukan upaya re-engineering metode pelaksanaan untuk mencapai percepatan waktu tanpa mengabaikan efisiensi biaya dan mutu pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan metode kerja pengecoran dan bekisting yang paling efektif dan efisien, serta memperoleh kombinasi metode pelaksanaan terbaik pada proyek pembangunan Pondok Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Analisis dilakukan melalui tahapan re-engineering yang meliputi tahap informasi, kreatif, analisis, dan rekomendasi. Data penelitian diperoleh dari dokumen proyek berupa Rencana Anggaran Biaya (RAB), time schedule, dan gambar kerja. Variasi metode yang dianalisis meliputi beton ready mix konvensional dan beton ready mix dengan aditif Sika Viscocrete 8007, serta metode bekisting semi sistem dan bekisting sistem, dengan evaluasi berbasis analisis perbandingan waktu dan biaya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan beton ready mix dengan aditif Sika Viscocrete 8007 mampu mempercepat pekerjaan pengecoran hingga 35 hari, sedangkan penggunaan bekisting sistem mempercepat pekerjaan bekisting hingga 40 hari, namun dengan biaya yang lebih tinggi. Kombinasi beton ready mix dengan aditif Sika Viscocrete 8007 dan sistem (Alternatif III) menghasilkan percepatan waktu 35 hari sekaligus efisiensi biaya sebesar Rp243.334.991 atau 0,941% dari total biaya proyek.
Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan re-engineering metode pelaksanaan dapat meningkatkan kinerja waktu dan biaya proyek, dengan Alternatif III sebagai metode yang paling optimal untuk proyek konstruksi bangunan gedung sejenis.
Kata Kunci : Re-engineering, pengecoran beton, bekisting, efisiensi biaya, percepatan waktu.

Dosen Pembimbing: Wibowo, Kartono and Soedarsono, Soedarsono | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Pascasarjana > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Teknik Sipil
Fakultas Teknik > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Teknik Sipil
Pascasarjana
Depositing User: Pustakawan 5 UNISSULA
Date Deposited: 30 Apr 2026 07:34
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/46716

Actions (login required)

View Item View Item