library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

ANALISIS KETERLAMBATAN PEKERJAAN PROYEK PENGEMBANGAN RUANG TERBUKA HIJAU ALUN-ALUN KOTA KEDIRI MENGGUNAKAN EARNED VALUE METHOD

Detail Tugas Akhir

ANALISIS KETERLAMBATAN PEKERJAAN PROYEK PENGEMBANGAN RUANG TERBUKA HIJAU ALUN-ALUN KOTA KEDIRI MENGGUNAKAN EARNED VALUE METHOD

Datumarin, Fathia (2025) ANALISIS KETERLAMBATAN PEKERJAAN PROYEK PENGEMBANGAN RUANG TERBUKA HIJAU ALUN-ALUN KOTA KEDIRI MENGGUNAKAN EARNED VALUE METHOD. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Magister Teknik Sipil_20202300112_fullpdf.pdf
PDF
Text
Magister Teknik Sipil_20202300112_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (1MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterlambatan pelaksanaan Proyek Pengembangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Alun-Alun Kota Kediri yang mencapai 14,366% sejak minggu ke-10 pelaksanaan. Keterlambatan tersebut berpotensi menimbulkan pembengkakan biaya, penurunan efisiensi kinerja proyek, serta berdampak terhadap kredibilitas kontraktor. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja biaya dan waktu agar penyimpangan yang terjadi dapat terdeteksi dan dikendalikan lebih dini.
Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kuantitatif menggunakan Earned Value Method (EVM) untuk menganalisis kinerja biaya dan waktu proyek, serta analisis percepatan (Time–Cost Trade Off/Crashing Analysis) untuk merumuskan alternatif strategi penyelesaian proyek agar kembali sesuai jadwal. Data yang digunakan terdiri atas data primer berupa observasi lapangan dan wawancara, serta data sekunder dari laporan mingguan, laporan bulanan, time schedule, dan Rencana Anggaran Biaya (RAB).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa capaian pekerjaan belum memenuhi target rencana karena nilai BCWP < BCWS, sehingga terjadi deviasi terhadap jadwal. Namun penggunaan biaya masih efisien karena ACWP < BCWP, yang berarti biaya aktual lebih rendah daripada nilai pekerjaan yang telah dicapai. Kondisi ini diperkuat oleh indeks kinerja biaya CPI > 1 yang menunjukkan efisiensi, sementara indeks kinerja waktu SPI < 1 mengindikasikan keterlambatan progres. Estimasi biaya penyelesaian (EAC) sebesar Rp13.125.412.382,00 mengindikasikan bahwa biaya penyelesaian proyek diperkirakan lebih rendah dibandingkan anggaran awal Rp17.968.594.000,00, sedangkan estimasi waktu (TE) menunjukkan potensi keterlambatan 11,82 minggu dari durasi kontrak. Melalui analisis percepatan, penambahan jam lembur selama 5 jam per hari dapat menurunkan sisa durasi dari 11,82 minggu menjadi 6 minggu dengan tambahan biaya sebesar Rp143.390.625,00, atau sekitar 4,3% dari total biaya crash. Temuan ini menunjukkan bahwa proyek efisien dari sisi biaya namun mengalami deviasi waktu, dan strategi lembur merupakan alternatif percepatan yang paling efektif untuk mengembalikan proyek pada jadwal tanpa perpanjangan kontrak.
Kata kunci: keterlambatan proyek, earned value method, kinerja biaya, kinerja waktu, crashing analysis, ruang terbuka hijau.

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints