library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

PENGARUH EFIKASI DIRI, POLA ASUH PEMBINA DAN BUDAYA PESANTREN TERHADAP KEMANDIRIAN SANTRIWATI DI PONDOK PESANTREN DARUNNAJAH JAKARTA

Detail Tugas Akhir

PENGARUH EFIKASI DIRI, POLA ASUH PEMBINA DAN BUDAYA PESANTREN TERHADAP KEMANDIRIAN SANTRIWATI DI PONDOK PESANTREN DARUNNAJAH JAKARTA

NURNABILA, HILDA FATINA (2026) PENGARUH EFIKASI DIRI, POLA ASUH PEMBINA DAN BUDAYA PESANTREN TERHADAP KEMANDIRIAN SANTRIWATI DI PONDOK PESANTREN DARUNNAJAH JAKARTA. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Magister Pendidikan Agama Islam_21502401080_fullpdf.pdf
PDF
Text
Magister Pendidikan Agama Islam_21502401080_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (181kB)

Abstract

Kemandirian dalam konteks pendidikan pesantren merupakan kemampuan santriwati untuk mengatur dan mengelola dirinya sendiri, bertanggung jawab terhadap kewajiban, serta mampu mengambil keputusan tanpa bergantung secara penuh kepada orang lain. Kemandirian ini meliputi aspek pribadi (personal), sosial, emosional, maupun akademik. Kemandirian seseorang tidak akan terbentuk secara instan, melainkan butuh proses yang panjang. Santriwati yang mandiri akan lebih mampu menghadapi tantangan hidup di pesantren, seperti mengatur waktu belajar, beribadah, mengikuti kegiatan harian, serta menyelesaikan masalah secara kreatif. Kemandirian santriwati tidak terlepas dari berbagai faktor, baik itu internal maupun eksternal. Salah satu faktor internal yang mempengaruhi adalah efikasi diri. Selain faktor internal, kemandirian santriwati juga dipengaruhi oleh faktor eksternal, salah satu faktor yang juga berperan adalah pola asuh pembina pesantren dan budaya pesantren. Namun dalam realitasnya, fenomena kurangnya kemandirian santriwati masih sering ditemui. Sebagian santriwati masih bergantung kepada pembina atau teman dalam menyelesaikan tugas, menunjukkan keraguan dalam mengambil keputusan, serta kesulitan dalam mengatur tanggung jawab pribadi. Kondisi ini mengindikasikan bahwa salah satu tujuan utama pendidikan pesantren, yakni membentuk kemandirian santri, belum sepenuhnya tercapai. Maka penelitian in bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara efikasi diri, pola asuh pembina dan budaya pesantren terhadap kemandirian santriwati.
Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan pendekatan kuantitatif serta teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner atau angket yang disebar kepada 120 santriwati di Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta sebagai sampel dalam penelitian ini.
Dari hasil penelitian dan perhitungan dapat diketahui bahwa adanya pengaruh yang signifikan antara efikasi diri (X1) terhadap kemandirian santriwati (Y) sebesar 48,3%. Sedangkan pengaruh antara pola asuh pembina (X2) terhadap kemandirian santriwati (Y) sebesar 11,5%. Dan pengaruh antara budaya pesantren (X3) terhadap kemandirian santriwati (Y) sebesar 21,9%. Berdasarkan Hasil koefisien determinasi X1, X2 dan X3 terhadap Y diperoleh secara simultan sebesar 0,486, dari persamaan regresi Ý = R3 × 100% atau 0,486 × 100% = 48,6% sedangkan sisanya 51,4% dipengaruhi oleh faktor lain.
Kata Kunci: Kemandirian. Efikasi Diri, Pola Asuh Pembina, Budaya Pesantren

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints