MAULIDA, DZIKRA (2026) IMPLEMENTASI EXPERIENTIAL LEARNING “PROGRAM SAFARI DAKWAH” UNTUK MEMBENTUK KOMPETENSI DAKWAH SANTRI DI PONDOK PESANTREN DARUNNAJAH 2 CIPINING BOGOR. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of Magister Pendidikan Agama Islam_21502401067_fullpdf.pdf] Text
Magister Pendidikan Agama Islam_21502401067_fullpdf.pdf

| Download (2MB)
[thumbnail of Magister Pendidikan Agama Islam_21502401067_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Magister Pendidikan Agama Islam_21502401067_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (154kB)

Abstract

Pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk santri sebagai kader dakwah yang tidak hanya menguasai ilmu keislaman, tetapi juga memiliki kompetensi dakwah yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor menyelenggarakan program Safari Dakwah yang melibatkan santri dari berbagai jenjang pendidikan sebagai pembelajaran dakwah berbasis pengalaman. Namun, belum terdapat pemetaan yang jelas mengenai bagaimana pengalaman dakwah tersebut dirancang dan dijalankan secara terstruktur serta kontribusinya terhadap kompetensi santri. Kondisi ini menimbulkan kesenjangan antara tujuan pembentukan kompetensi dakwah santri dengan capaian yang dihasilkan, yang terlihat pada variasi kemampuan santri dalam komunikasi dakwah, kepekaan sosial, dan pengelolaan diri.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif lapangan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan Direktur Departemen Humas, panitia Safari Dakwah, pembimbing, serta santri peserta. Analisis dilakukan melalui reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi experiential learning dalam program Safari Dakwah berlangsung melalui empat tahapan: pengalaman konkret, refleksi, konseptualisasi, dan eksperimen aktif. Program ini meningkatkan kompetensi dakwah santri: kognitif (pemahaman dakwah dan realitas sosial), afektif (percaya diri, tanggung jawab, empati, kepekaan sosial), dan psikomotorik (terampil memimpin kegiatan dan berkomunikasi). Faktor pendukung meliputi pembekalan pesantren, peran pembimbing, dan dukungan masyarakat, sedangkan kendala berasal dari pengalaman awal santri dan teknis lapangan.
Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa implementasi experiential learning melalui program Safari Dakwah berkontribusi signifikan dalam membentuk kompetensi dakwah santri secara holistik. Program ini tidak hanya memperluas pemahaman santri tentang strategi dakwah yang kontekstual, tetapi juga mengembangkan sikap sosial, empati, dan keterampilan praktik dakwah di masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan agar program Safari Dakwah terus dikembangkan sebagai model pembelajaran dakwah berbasis pengalaman yang berkelanjutan dan dapat menjadi rujukan bagi pesantren modern lainnya.
Kata Kunci: Experiential Learning, Safari Dakwah, Kompetensi Dakwah

Dosen Pembimbing: Mujib, Ahmad and Darojat, Much. Hasan | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Agama Islam
Fakultas Agama Islam > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Pendidikan Islam
Pascasarjana > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Pendidikan Islam
Depositing User: Pustakawan 4 UNISSULA
Date Deposited: 22 Apr 2026 03:35
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/46333

Actions (login required)

View Item View Item