ADZIM, FAUZUL (2026) INTEGRASI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DAN ILMU-ILMU SYAR’I DALAM PEMBENTUKAN KOMPETENSI KEILMUAN SANTRI DI MA AL-IRSYAD TENGARAN 2 MAJALENGKA 2025. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.
|
Text
Magister Pendidikan Agama Islam_21502400966_fullpdf.pdf |
|
|
Text
Magister Pendidikan Agama Islam_21502400966_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi pembelajaran bahasa Arab dan ilmu-ilmu syar’i dalam pembentukan kompetensi keilmuan santri di MA Al-Irsyad Tengaran 2 Majalengka, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat proses integrasi tersebut dan strategi guru dalam mengelolanya. Bahasa Arab diposisikan sebagai ilmu alat yang berfungsi membuka akses terhadap pemahaman teks Al-Qur’an, hadis, fiqih, tafsir, dan aqidah. Sementara ilmu-ilmu syar’i menjadi ruang aplikatif bagi penggunaan bahasa Arab dalam konteks epistemik, akademik, dan praksis keilmuan pesantren.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi lapangan (field research). Subjek penelitian adalah guru mata pelajaran bahasa Arab dan ilmu-ilmu syar’i serta santri kelas XI, sedangkan objek penelitian adalah proses integrasi pembelajaran di kelas dan dalam kultur akademik pesantren. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi pembelajaran bahasa Arab dan ilmu-ilmu syar’i di MA Al-Irsyad Tengaran 2 Majalengka berlangsung secara konseptual, epistemologis, dan kurikuler. Integrasi didukung oleh beberapa faktor, antara lain kompetensi guru yang berasal dari perguruan tinggi dalam dan luar negeri, kultur akademik pesantren, ketersediaan kitab turāth dan muqorror, lingkungan berbahasa Arab, serta dukungan lembaga dan orang tua. Namun terdapat sejumlah penghambat, seperti ketimpangan kemampuan awal santri dalam bahasa Arab, kesenjangan antara teori bahasa dan aplikasi pada teks syar’i, keterbatasan waktu pembelajaran, lemahnya motivasi sebagian santri, dan kurangnya kontinuitas penggunaan bahasa Arab di luar kelas. Dalam menghadapi kondisi tersebut, guru menerapkan strategi diferensiasi pembelajaran, remedial bahasa Arab sebagai ilmu alat, simplifikasi metodologis, penguatan literasi kitab, pendampingan akademik, dan optimalisasi lingkungan berbahasa.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi bahasa Arab dan ilmu-ilmu syar’i telah berjalan fungsional, namun belum optimal akibat variansi kompetensi linguistik santri. Oleh karena itu, penguatan kurikulum bahasa Arab dan peningkatan kontinuitas lingkungan akademik pesantren menjadi agenda strategis dalam mencapai hasil pembelajaran yang lebih komprehensif.
Kata Kunci: Bahasa Arab, Ilmu-ilmu Syar’i, Integrasi Pembelajaran, Pesantren, Kompetensi Santri
| Dosen Pembimbing: | Sarjuni, Sarjuni and Sudarto, Sudarto | UNSPECIFIED |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Masters) |
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Agama Islam Fakultas Agama Islam > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Pendidikan Islam Pascasarjana > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Pendidikan Islam |
| Depositing User: | Pustakawan 4 UNISSULA |
| Date Deposited: | 22 Apr 2026 09:14 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/46275 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
