PERAN KEPEMIMPINAN TRANSFORMATIONAL DAN MODAL INTELEKTUAL TERHADAP PEMBELAJARAN ORGANISASI
Berkas Tugas Akhir
Magister Manajemen_20402400635_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap pembelajaran organisasi dan modal intelektual pada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta. Jenis penelitian yang digunakan adalah explanatory research, dengan tujuan menjelaskan hubungan kausal antarvariabel melalui pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh sumber daya manusia (SDM), baik Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Non-ASN, yang berjumlah 203 orang. Berdasarkan rumus Slovin, diperoleh jumlah sampel sebanyak 135 responden yang diambil menggunakan teknik non-probability sampling dengan metode convenience sampling (Hair, 2021). Pemilihan metode ini didasarkan pada pertimbangan efisiensi waktu dan kemudahan dalam proses pengumpulan data.
Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner tertutup dengan skala Likert 1–5, yang mencerminkan tingkat persetujuan responden dari “Sangat Tidak Setuju (STS)” hingga “Sangat Setuju (SS)”. Pengukuran variabel penelitian menggunakan Personality Questionnaires untuk menilai persepsi responden terhadap indikator kepemimpinan transformasional, modal intelektual, dan pembelajaran organisasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode Partial Least Square (PLS) untuk menguji hubungan antarvariabel dalam model penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap modal intelektual; (2) kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembelajaran organisasi; dan (3) modal intelektual berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembelajaran organisasi. Temuan ini menegaskan bahwa gaya kepemimpinan transformasional berperan penting dalam membangun kapasitas intelektual organisasi dan mendorong terciptanya budaya belajar yang berkelanjutan. Dengan demikian, peningkatan kualitas kepemimpinan yang berorientasi pada inspirasi, perhatian individual, dan pengembangan potensi pegawai menjadi faktor kunci dalam memperkuat modal intelektual serta efektivitas pembelajaran organisasi.
Kata kunci: kepemimpinan transformasional; modal intelektual; pembelajaran organisasi
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
