PRANOTO, IRFAN (2025) ANALISIS KEBUTUHAN AIR, NERACA AIR, DAN EFISIENSI IRIGASI PADA SALURAN PRIMER INDUK BARAT DENGAN PENERAPAN METODE KONVENSIONAL DAN METODE IRIGASI PADI HEMAT AIR (IPHA). Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of Magister Teknik Sipil_20202300069_fullpdf.pdf] Text
Magister Teknik Sipil_20202300069_fullpdf.pdf

| Download (2MB)
[thumbnail of Magister Teknik Sipil_20202300069_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Magister Teknik Sipil_20202300069_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (61kB)

Abstract

Saluran primer Induk Barat merupakan salah satu jaringan irigasi yang mendapat sumber air dari Bendung Rentang. Saluran primer Induk Barat melayani luas layanan
18.391 Ha. Dalam upaya meningkatkan jaringan irigasi perlu adanya peningkatan sarana dan prasarana, maupun pemberharuan terkait metode pendistribusian air sehingga dapat mengoptimalkan layanan irigasi yang efektif, efisien dan proposional. Penelitian ini bertujuan untuk manganalisis kebutuhan air irigasi dengan perbandingan metode konvensional dan metode Irigasi Padi Hemat Air (IPHA) yang dikembangkan oleh BBWS Cimanuk-Cisanggarung.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Data primer dalam peneilitan ini berupa data kebutuhan air tanaman, dan debit aliran yang diukur pada bangunan pintu air dengan metode analisis perhitungan debit air pintu sorong (debit air aliran tenggelam). Sedangkan data sekunder yang digunakan meliputi peta wilayah jaringan irigasi saluran Induk Barat, data curah hujan, data klimatologi, dan data debit air Q80.
Dari hasil penelitian didapat kebutuhan air irigasi rata – rata dalam 1 ha selama satu musim tanam pada saluran primer Induk Barat metode konvensional 1,1 lt/dt/ha, sedangkan metode IPHA 0,76 lt/dt/ha (efisiensi air penerapan metode IPHA 30% dari metode konvensional). Ketersediaan neraca air pada saluran Induk Barat dengan Q80% tidak dapat mencukupi kebutuhan air selama masa tanam MT I dan MT II pada metode konvensional. Sedangkan efisiensi irigasi pada saluran primer Induk Barat didapat hasil 69% kurang dari nilai efisiensi saluran primer yang ditetapkan 90% (KP-01,2013).

Kata kunci: Kebutuhan Air Irigasi, Irigasi Padi Hemat Air, Neraca Air, Efisiensi Irigasi

Dosen Pembimbing: Wahyudi, Slamet Imam and Ni’am, Moh. Faiqun | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Pascasarjana > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Teknik Sipil
Fakultas Teknik > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Teknik Sipil
Pascasarjana
Depositing User: Pustakawan 4 UNISSULA
Date Deposited: 07 Jan 2026 02:58
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/44228

Actions (login required)

View Item View Item