PENGARUH ADHOCRACY CULTURE DAN SUPERVISI TERHADAP EMPLOYEE PERFOMANCE DENGAN MEDIASI COMPETENCE GURU KECAMATAN SEMARANG UTARA DI KOTA SEMARANG
Berkas Tugas Akhir
Magister Manajemen_20402400569_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh adhocracy culture dan supervisi kepala sekolah terhadap employee performance, dengan kompetensi guru sebagai variabel intervening. Penelitian ini dilakukan pada guru Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Semarang Utara dengan jumlah sampel sebanyak 120 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif, dengan metode analisis data menggunakan Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Adhocracy Culture berpengaruh positif dan signifikan terhadap Competence Guru dan Employee Performance. Supervisi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Competence Guru, namun pengaruhnya terhadap Employee Performance tidak signifikan. Competence Guru terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap Employee Performance. Selanjutnya, pengaruh tidak langsung Adhocracy Culture terhadap Employee Performance melalui Competence Guru dinyatakan signifikan, sedangkan pengaruh tidak langsung Supervisi terhadap Employee Performance melalui Competence Guru tidak signifikan. Dengan demikian, penguatan budaya adhocracy dalam lingkungan sekolah menjadi kunci dalam mendorong peningkatan kompetensi dan kinerja guru. Di sisi lain, efektivitas supervisi perlu ditingkatkan agar dapat memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap peningkatan kinerja guru secara langsung maupun tidak langsung.
Kata kunci: adhocracy culture, supervisi, kompetensi guru, employee performance
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
