PERAN GAYA KEPEMIMPINAN DALAM MEMODERASI PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN JOB ENGAGEMENT TERHADAP JOB PERFORMANCE BANK INDONESIA DI DIVISI DISTRIBUSI UANG NASIONAL
Berkas Tugas Akhir
Magister Manajemen_20402400480_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Fenomena yang terjadi pada pegawai divisi distribusi uang Bank Indonesia bahwa penilaian kinerja pegawai belum mencapai skor maksimal. Faktor yang berpengaruh untuk mencapai hasil kerja yang baik dari karyawan diantaranya gaya kepemimpinan dan disiplin kerja. Peran pemimpin dibutuhkan dalam sebuah perusahaan agar mampu mendukung dalam mewujudkan tercapainya visi dan misi perusahaan. Selain itu disiplin kerja merupakan suatu dorongan atau semangat utama seseorang untuk bekerja yang juga akan berdampak pada peningkatan kinerja pegawai.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif eksplanatif dengan metode sensus. Populasi penelitian pegawai Bank Indonesia Distribusi Uang Nasional yang berjumlah berjumlah 150 orang. Sampel diambil menggunakan rumus slovin didapatkan jumlah sampel 148 karyawan. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Dalam penelitian ini, analisis data menggunakan metode SEM-PLS dengan software SmartPLS (Partial Least Square).
Hasil penelitian 1) Disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap job performance, artinya disiplin kerja yang baik akan mendorong pegawai Bank Indonesia Distribusi Uang Nasional untuk lebih bertanggung jawab, tepat waktu, dan produktif, yang pada akhirnya akan meningkatkan job performance secara keseluruhan. 2) Job engagement tidak berpengaruh terhadap job performance, artinya pegawai Bank Indonesia Distribusi Uang Nasional yang sangat terlibat dan antusias dalam pekerjaan mereka, hal itu tidak secara otomatis diterjemahkan menjadi peningkatan job performance yang signifikan. 3) Gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan siginfikan terhadap job performance, namun gaya kepemimpinan tidak dapat memperkuat pengaruh disiplin kerja dan job engagement terhadap job performance. Artinya seberapa baik seorang atasan menerapkan gaya kepemimpinannya tidak akan mengubah bagaimana disiplin kerja dan keterlibatan pegawai yang mempengaruhi hasil kerja mereka. Dengan kata lain, gaya kepemimpinan bukan satu-satunya faktor yang menentukan keberhasilan peningkatan disiplin kerja dan job engagement terhadap job performance.
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
