PENINGKATAN KINERJA SUMBER DAYA MANUSIA MELALUI KETERIKATAN KARYAWAN YANG DIMEDIASI RETENSI
Berkas Tugas Akhir
Magister Manajemen_20402300394_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji keterikatan karyawan dan retensi berpengaruh terhadap kinerja sumber daya manusia. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh sumber daya manusia di Kantor Kecamatan Arut Utara, Pangkalan Banteng dan Kotawaringin Lama Kabupaten Kotawaringin Barat berjumlah 60 orang, menggunakan kuesioner yang didistribusikan secara langsung melalui google formulir untuk memperoleh data secara objektif sekaligus sebagai instrumen penelitian. Analisis data menggunakan Partial Least Square (PLS) versi 3.2.9 dengan model persamaan struktural serta analisis faktor dan analisis jalur untuk menguji hipotesis dan menilai efek mediasi dari variabel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keterikatan karyawan berpengaruh terhadap kinerja sumber daya manusia secara positif dan signifikan sebesar sebesar 2,224 > t-tabel (1,671) dengan P-Value sebesar 0,027 < 0,05. Retensi berpengaruh terhadap kinerja sumber daya manusia secara positif dan signifikan sebesar sebesar 3,298 > t-tabel (1,671) dengan P-Value sebesar 0,001 < 0,05 serta keterikatan karyawan berpengaruh terhadap retensi secara positif dan signifikan sebesar 6,214 > t-tabel (1,671) dengan P-Value sebesar 0,000 < 0,05. Pengaruh tidak langsung (indirect effect) variabel keterikatan karyawan terhadap kinerja sumber daya manusia dengan mediasi variabel retensi diketahui sebesar 0,226. Uji sobel menghasilkan besaran t-hitung senilai 3,214 > t-tabel (1,671) dengan P Values sebesar 0,001 < 0,05. Hal tersebut mempunyai arti bahwa retensi yang diusulkan sebagai variabel untuk memediasi antara keterikatan karyawan dan kinerja sumber daya manusia memberikan kontribusi yang kuat.
Kata kunci: Keterikatan Karyawan, Retensi, Kinerja Sumber Daya Manusia
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
