PENGARUH LITERASI KEUANGAN TERHADAP KINERJA UMKM KULINER DI KOTA SEMARANG DENGAN PENGELOLAAN KEUANGAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING
Berkas Tugas Akhir
Manajemen_30402100197_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berperan strategis dalam perekonomian Indonesia, khususnya sektor kuliner yang berkontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan penyerapan tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja UMKM kuliner di Kota Semarang dengan pengelolaan keuangan sebagai variabel intervening. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan teknik survei pada 100 pelaku UMKM kuliner yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kinerja UMKM dan pengelolaan keuangan. Selain itu, pengelolaan keuangan juga memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja UMKM. Uji Sobel mengkonfirmasi bahwa pengelolaan keuangan berperan sebagai variabel intervening dalam hubungan antara literasi keuangan dan kinerja UMKM. Dengan meningkatkan literasi keuangan, pelaku UMKM dapat mengelola keuangan dengan lebih baik, yang pada gilirannya meningkatkan kinerja usaha mereka. Temuan ini menegaskan pentingnya pendidikan literasi keuangan bagi pelaku UMKM dalam memaksimalkan potensi bisnis mereka.
Kata Kunci : literasi keuangan, pengelolaan keuangan, kinerja UMKM
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
