PERAN BUDAYA ORGANISASI DAN KETERLIBATAN KERJA DALAM MENINGKATKAN KINERJA PERSONIL POLRI DITRESKRIMSUS POLDA BANTEN MELALUI ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOUR (OCB)
Berkas Tugas Akhir
Magister Manajemen_20402300347_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran budaya organisasi,
keterlibatan kerja personil, dan Organizational Citizenship Behavior (OCB)
terhadap kinerja personil Polri di Ditreskrimsus Polda Banten. Jenis penelitian ini
adalah penelitian eksplanatori yang bersifat asosiatif, yang bertujuan untuk
mengetahui hubungan antara dua variabel atau lebih. Populasi penelitian meliputi
seluruh SDM Subdit I Industri Perdagangan Ditreskrimsus Polda Banten, yang
berjumlah 134 personil, terdiri dari 131 anggota personil dan 3 PNS Polri. Teknik
pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dengan
responden yang berjumlah 131 anggota personil. Pengukuran variabel dilakukan
melalui kuesioner pribadi dengan skala Likert 1-5, di mana pernyataan berkisar
dari Sangat Tidak Setuju (STS) hingga Sangat Setuju (SS).
Analisis data menggunakan Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian
menunjukkan bahwa semakin optimal implementasi budaya organisasi, semakin
baik pula perilaku Organizational Citizenship Behavior (OCB). Selain itu,
peningkatan budaya organisasi juga berdampak positif terhadap peningkatan
kinerja pelayanan. Keterlibatan kerja yang tinggi berhubungan positif dengan
peningkatan perilaku OCB, yang pada gilirannya turut meningkatkan kinerja
pelayanan personil Polri. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan budaya
organisasi dan keterlibatan kerja dapat memperkuat perilaku OCB dan
meningkatkan kualitas pelayanan personil Polri.
Kata Kunci : Organizational Citizenship Behavior; Keterlibatan kerja; kinerja
pelayanan; budaya organisasi.
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
