library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

POTENSI AKTIVITAS ANTIBAKTERI FRAKSI AIR DAN FRAKSI ETIL ASETAT DARI EKSTRAK ETANOL DAUN ASAM JAWA (Tamarindus indica L.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus epidermidis ATCC 12228

Detail Tugas Akhir

POTENSI AKTIVITAS ANTIBAKTERI FRAKSI AIR DAN FRAKSI ETIL ASETAT DARI EKSTRAK ETANOL DAUN ASAM JAWA (Tamarindus indica L.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus epidermidis ATCC 12228

Ummah, Annisa Auliail (2022) POTENSI AKTIVITAS ANTIBAKTERI FRAKSI AIR DAN FRAKSI ETIL ASETAT DARI EKSTRAK ETANOL DAUN ASAM JAWA (Tamarindus indica L.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus epidermidis ATCC 12228. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
33101800009_fullpdf.pdf
PDF
Text
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (141kB)

Abstract

Staphylococcus epidermidis merupakan salah satu bakteri penyebab jerawat. Pengobatan jerawat lebih sering menggunakan antibiotik, namun penggunaan antibiotik jangka panjang dapat menimbulkan resistensi, sehingga dibutuhkan tanaman herbal yang berkhasiat sebagai antibakteri. Salah satu tanaman yang memiliki khasiat antibakteri adalah daun asam jawa (Tamarindus indica L.) dengan kandungan senyawa metabolit sekunder flavonoid, tanin, dan saponin. Tujuan dari penelitian yaitu mengetahui pengaruh fraksi air dan fraksi etil asetat ekstrak etanol daun asam jawa terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis.
Penelitian ini termasuk dalam penelitian eksperimental dengan rancangan post test only control group design. Metode ekstraksi menggunakan maserasi dengan pelarut etanol 96%. Fraksinasi menggunakan metode ekstraksi cair-cair dengan pelarut air dan etil asetat. Uji antibakteri menggunakan metode sumuran dengan media MSA (Mannitol Salt Agar) diujikan pada bakteri Staphylococcus epidermidis. Penelitian ini menggunakan 3 variasi konsentrasi fraksi yang berbeda yaitu 5%, 10%, 15% dengan satu kontrol positif yaitu klindamisin dan satu kontrol negatif yaitu DMSO 1%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata diameter zona hambat fraksi air dan fraksi etil asetat konsentrasi 5%, 10%, dan 15% berturut-turut adalah 5,42±0,22; 6,52±0,23; 8,48±0,15 mm dan 7,19±0,16; 9,02±0,12; 11,28±0,26 mm.
Kesimpulan penelitian ini adalah fraksi etil asetat lebih efektif menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis dibandingkan fraksi air.
Kata kunci : daun asam jawa, fraksi etil asetat, fraksi air, Staphylococcus epidermidis

Informasi Item

Item Type Thesis (Undergraduate)
Subjects R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions Fakultas Kedokteran
Fakultas Farmasi > Mahasiswa FF - Skripsi Farmasi
Fakultas Farmasi > Mahasiswa FF - Skripsi Farmasi
Date Deposited 21 Dec 2022 06:22
Last Modified 21 Dec 2022 06:22
URI https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/25259

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints