PENGARUH MINUMAN MILKTEA TERHADAP PERUBAHAN pH SALIVA PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNISSULA SEMARANG
Berkas Tugas Akhir
Publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Milktea merupakan minuman perpaduan antara teh, susu, dan gula. Dalam proses pembuatan milktea menggunakan teh hijau, susu kental manis, dan gula, dengan takaran 2 sendok teh gula atau bisa lebih. Dengan banyaknya gula dapat mempengaruhi pH pada rongga mulut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh minuman milktea terhadap perubahan pH saliva pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Islam Sultan Agung 2019. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu atau uji klinis dengan rancangan penelitian pre post test control group. Didalam penelitian ini observasi dilakukan sebanyak dua kali yaitu sebelum dan sesudah perlakuan. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 30 sampel, dari 30 sampel ini diberikan air mineral setelah 2 menit dilakukan pengambilan saliva dan dilakukan pengukuran pH saliva. Setelah diberikan air mineral, 30 sampel ini kemudian diberikan milktea setelah 2 menit dilakukan pengambilan saliva dan dilakukan pengukuran pH saliva. Perubahan pH saliva sesudah minum air mineral dan pH saliva setelah minum milktea dibandingkan dengan menggunakan Uji Wilcoxson. Hasil didapatkan tidak terdapat pengaruh yang signifikan dari pH saliva setelah mengkonsumsi milktea (P > 0,05). Miktea tidak mempengaruhi perubahan pH saliva secara signifikan, apabila milktea dikonsumsi secara terus menerus dapat menyebabkan karies karena didalam milktea mengandung banyak gula.
Kata kunci : milktea, milktea dan air mineral, saliva, pH air mineral dan pH milktea
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
