library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

PENGARUH EKSTRAK ALFALFA TERHADAP JUMLAH MAKROFAG, FIBROBLAS DAN KOLAGEN Penelitian Pada Tikus Putih Jantan Galur Wistar Yang Dibuat Luka Iris

Detail Tugas Akhir

PENGARUH EKSTRAK ALFALFA TERHADAP JUMLAH MAKROFAG, FIBROBLAS DAN KOLAGEN Penelitian Pada Tikus Putih Jantan Galur Wistar Yang Dibuat Luka Iris

Yustiana Arie Suwanto, Yustiana Arie Suwanto (2019) PENGARUH EKSTRAK ALFALFA TERHADAP JUMLAH MAKROFAG, FIBROBLAS DAN KOLAGEN Penelitian Pada Tikus Putih Jantan Galur Wistar Yang Dibuat Luka Iris. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Cover.pdf
PDF
Text
Abstrak.pdf
PDF
Text
Daftarisi.pdf
PDF
Text
publikasi.pdf
PDF
Text
babI.pdf
PDF
Text
babII.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (2MB)
PDF
Text
babIII.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (385kB)
PDF
Text
babIV.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (510kB)
PDF
Text
babVI.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (67kB)
PDF
Text
daftar_pustaka.pdf
PDF
Text
lampiran.pdf
PDF
Text
babV.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (18MB)

Abstract

Latar Belakang : Luka iris diakibatkan oleh benda tajam. Perawatan luka yang baik bisa mempercepat penyembuhan luka. Pemberian antibiotik sering menimbulkan resistensi atau alergi. Berbeda dengan tanaman tradisional sedikit menimbulkan efek negatif. Penelitian sebelumnya, alfalfa punya efek antiinflamasi, mengandung senyawa aktif flavonoid, saponin, tanin. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak alfalfa terhadap jumlah makrofag, fibroblas, dan kolagen pada luka iris tikus putih jantan Wistar. Metodologi : Penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan rancangan post test only control group design. Subyek penelitian berjumlah 50 ekor tikus jantan galur Wistar, dibagi secara acak menjadi 5 kelompok, yaitu K0 kontrol negatif (basis salep), K1 kontrol positif (gentamisin), dan P1,P2,P3 kelompok perlakuan ekstrak alfalfa secara berurutan 10%, 20%, dan 30%. Masing-masing kelompok terdiri dari 10 ekor. Penelitian dilakukan 2 kali terminasi untuk pengambilan jaringan kulit guna pemeriksaan histopatologi, yaitu hari ke-3 untuk mengetahui jumlah makrofag dan fibroblas dengan pewarnaan hematoksilin eosin dan hari ke-7 untuk jumlah kolagen dengan pewarnaan Sirius red. Data fibroblas diuji Anova dan dilanjutkan Post Hoc Tukey. Data makrofag dan kolagen diuji Kruskal Wallis dilanjutkan Mann-Whitney U. Hasil : Uji statistik menunjukkan bahwa jumlah makrofag (sig 0.011) dan ada perbedaan antara K0 dengan P1,P2,P3 dan K1 dengan P2. Hasil uji jumlah fibroblas (sig 0.010) dan ada perbedaan antara P3 dengan P1 dan K1. Adapun uji statistik jumlah kolagen menunjukkan bahwa (sig 0.00) dan ada perbedaan jumlah kolagen antara K0 dengan P1,P2,P3, dan K1 dengan P2,P3. Kesimpulan : Ekstrak alfalfa berpengaruh menurunkan jumlah makrofag dan fibroblas dan menaikkan jumlah kolagen, terutama pada ekstrak alfalfa dosis 20%.

Kata kunci : alfalfa, makrofag, fibroblas, kolagen

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints