Noviana, Aulia (2019) ANALISIS KADAR STATHERIN SALIVA PADA ANAK CELAH BIBIR DENGAN ATAU TANPA CELAH PALATUM NON SINDROMIK. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

Text
Cover.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (1MB)
Text
Abstrak.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (28kB)
Text
Daftar Isi.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (42kB)
Text
Publikasi.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (254kB)
Text
Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (198kB)
Text
Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (1MB)
Text
Bab I.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (181kB)
Text
Bab II.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (216kB)
Text
Bab III.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (131kB)
Text
Bab IV.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (38kB)
Text
Bab V.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (28kB)

Abstract

Celah bibir merupakan suatu defek perkembangan yang ditandai dengan kegagalan dua bagian bibir untuk menyatu menjadi satu struktur. Celah bibir dengan atau tanpa celah palatum menyebabkan perubahan komposisi saliva. Statherin adalah protein saliva yang paling kuat mengikat kalsium hidroksiapatit dibanding protein pengikat kalsium lainnya. Penelitian ini menentukan dan membandingkan kadar statherin saliva pada anak celah bibir dengan atau tanpa celah palatum dengan anak normal. Metode penelitian ini berjenis Analitik Observasional dengan rancangan Post Test Only Control Group Design. Menggunakan suction method, sampel saliva diambil dari 20 anak celah bibir dengan atau tanpa celah palatum dan 20 anak normal. Analisis kadar statherin menggunakan metode ELISA KIT (Wuhan Fine Biotech). Hasil penelitian menunjukkan kadar rata-rata statherin untuk anak celah bibir dengan atau tanpa celah palatum 0,65 µg/ml, sedangkan anak normal 1,1 µg/ml. Uji Independent t-test didapatkan p = 0. 001, yang berarti bahwa terdapat perbedaan signifikan antara kadar rata-rata statherin anak celah bibir dengan atau tanpa celah palatum dan anak normal. Mutasi gen pada celah bibir dan palatum menyebabkan perubahan protein saliva yang berpengaruh pada perubahan kadar statherin. Kesimpulan yang diperoleh yaitu terdapat perbedaan kadar statherin protein saliva pada anak celah bibir dengan atau celah tanpa palatum dan anak normal

Kata kunci : celah bibir, celah palatum, statherin, saliva, protein

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > RK Dentistry
Divisions: Fakultas Kedokteran Gigi
Fakultas Kedokteran Gigi > Mahasiswa FKG - Skripsi Pendidikan Dokter Gigi
Date Deposited: 04 Dec 2019 03:26
Last Modified: 04 Dec 2019 03:26
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/13905

Actions (login required)

View Item
View Item