Anindia, Mora Devy (2019) PERBANDINGAN NILAI RADIOMORFOMETRI MANDIBULAR CORTICAL INDEX MENGGUNAKAN RADIOGRAF PANORAMIK DAN CBCT 3D. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.
Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (1MB)
Abstrak.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (195kB)
Publikasi.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (224kB)
Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (358kB)
Daftar Isi.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (2MB)
Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (1MB)
Bab I.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (401kB)
Bab II.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (414kB)
Bab III.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (664kB)
Bab IV.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (280kB)
Bab V.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (191kB)
Abstract
Teknik pencitraan berperan penting dalam perencanaan perawatan bidang kedokteran gigi. Teknik pencitraan radiografik konvensional (panoramik) terbatas pada distorsi gambar dan magnifikasi. Teknik pencitraan baru cone beam computed tomography (CBCT) menjanjikan hasil yang lebih baik karena menghasilkan gambar 3 dimensi (3D). Teknik pencitraan dapat digunakan untuk mengukur kualitas tulang. Penelitian ini bermaksud mengetahui perbedaan nilai Mandibular Cortical Index (MCI) antara radiografi panoramik dan CBCT-3D.
Penelitian ini merupakan analitik observasional dengan rancangan cross sectional. Subjek penelitian 32 tulang mandibula kering yang dibagi 2 kelompok, masing-masing 16 tulang untuk dilakukan pengukuran nilai MCI menggunakan radiografi panoramik dan CBCT-3D. MCI dinilai berdasarkan indeks Klemetti menggunakan Software Cs imaging. Uji Mann Whitney digunakan untuk melihat perbedaan nilai MCI antara radiografi panoramik dan CBCT-3D pada kemaknaan p<0,05.
Radiografi panoramik menghasilkan rerata nilai MCI sebesar 3,71 ± 0,811mm sedangkan CBCT-3D sebesar 3,11 ± 0,578 mm (p=0,010). Terdapat perbedaan rerata nilai MCI yang bermakna antara pengukuran dengan radiografi panoramik dan CBCT-3D.
Kesimpulan penelitian menunjukkan CBCT-3D secara signifikan menghasilkan nilai radiomorfometri mandibular cortical index lebih besar dari pada radiografi panoramik.
Kata kunci : Radiografi Panoramik, CBCT-3D, MCI
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran Gigi > Mahasiswa FKG - Skripsi Pendidikan Dokter Gigi |
| Date Deposited: | 04 Dec 2019 03:00 |
| Last Modified: | 04 Dec 2019 03:00 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/13882 |
