MODEL PENINGKATAN KINERJA GURU DAN STAF MELALUI SERVANT LEADERSHIP DAN OCB SERTA VARIABEL BURNOUT SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi pada sekolah dibawah naungan LP MA,ARIF kabupaten Demak)
Berkas Tugas Akhir
BAB II_1.pdf
Restricted to Registered users only
BAB III_1.pdf
Restricted to Registered users only
BAB IV_1.pdf
Restricted to Registered users only
BAB V_1.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh servant leadership dan OCB terhadap kinerja guru dan staff serta burnout sebagai variabel intervening di sekolah dibawah naungan LP MA’ARIF Demak. Pembahasan menganalisis pengaruh Servant Leadership dan OCB terhadap kinerja guru dan staff serta burnout sebagai variabel intervening telah banyak di diskusikan di beberapa kajian pustaka. Meskipun banyak sekali faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatan kinerja guru dan staff, penelitian ini hanya membahas tentang servant leadership dan OCB serta burnout sebagai varibel yang dapat mempengaruhi kinerja guru dan staff. Data di peroleh dari 169 responden dengan menggunakan kuesioner. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik sampling cluster sampling proporsional.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel servant leadership dan OCB berpengaruh negatif dan signifikan terhadap burnout. Sementara itu pada model kedua yaitu mengenai peningkatan kinerja guru diperoleh bahwa variabel servant leadership dan OCB berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru dan staff. Sedangkan variabel burnout memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja.
Kata kunci : Servant leadership, OCB, Burnout, kinerja guru dan staff
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
