PENGARUH RASIO KEUANGAN TERHADAP KONDISI FINANCIAL DISTRESS PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BEI PERIODE TAHUN 2012-2014
Berkas Tugas Akhir
BAB I_1.pdf
Restricted to Registered users only
BAB II_1.pdf
Restricted to Registered users only
BAB III_1.pdf
Restricted to Registered users only
BAB IV_1.pdf
Restricted to Registered users only
BAB V_1.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Financial distress merupakan suatu kondisi yang menunjukkan tahap penurunan dalam kondisi keuangan perusahaan yang terjadi sebelum terjadinya kebangkrutan Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh rasio keuangan terhadap kondisi financial distress pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI periode tahun 2012-2014. Berdasarkan metode purposive sampling didapati 96 perusahaan sampel. Rasio keuangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah likuiditas (current ratio, quick ratio, dan cash ratio), rasio profitabilitas (return on assets), rasio leverage (total liabilities to total asset dan current liabilities to total asset), rasio sales growth, dan rasio aktivitas (total asset turnover ratio).
Metode analisis data yang digunakan dalah regresi logitik. Hasil penelitian menunjukkan rasio likuiditas, rasio leverage (CL/TA), rasio sales growth, dan rasio aktivitas (TATO) tidak berpengaruh terhadap kondisi financial distress. Sedangkan rasio profitabilitas (ROA) berpengaruh signifikan negatif dan rasio leverage (TL/TA) berpengaruh signifikan positif terhadap kondisi financial distress.
Kata Kunci : likuiditas, rasio profitabilitas, rasio leverage, rasio sales growth, rasio aktivitas, dan financial distress.
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
