Musthofa, Yunus Rais (2016) PENGARUH KOMPLEKSITAS TUGAS DAN KETELITIAN DIRI (SELF ACCURACY) TERHADAP KUALITAS AUDIT. Undergraduate thesis, Fakultas Ekonomi UNISSULA.
COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (235kB)
ABSTRAK.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (145kB)
DAFTAR ISI.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (194kB)
BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (111kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (260kB)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (213kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (668kB)
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (103kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (236kB)
Abstract
Penelitian ini memaparkan tentang suatu bentuk keinginan atau kehendak untuk menyelesaikan suatu tugas secara sempurna serta sukses didalam situasi persaingan dalam bentuk apa pun (McClelland). Menurut Clelland, setiap orang mempunyai kadar n Ach (needs for achievement) yang berlainan satu dengan yang lain.
Berdasarkan pendapat Murray, sebagaimana dikutip oleh Winardi telah menjadi fakta umum bahwa kebutuhan akan prestasi adalah sebuah keinginan, sehingga juga dapat diartikan: “Melaksanakan suatu tugas atau pekerjaan pada tahap yang sulit, menguasainya, serta mengorganisasi obyek-obyek fisik, serta ide-idenya dalam melaksanakan hal-hal tersebut secara secepat mungkin dan seindependen mungkin, sesuai dengan kondisi dan keadaan yang berlaku.
Dalam hal lain, dapat berarti suatu bentuk tindakan mengatasi kendala/problem, serta mencapai standar yang tinggi. Antara lain, berupa pencapaian kinerja puncak untuk diri secara pribadi. Dapat juga diartikan dapat bersaing dengan pihak lain, antara lain meningkatkan kemampuan diri melalui penerapan bakat secara bertahap”.
Di luar hal itu, selain factor ketelitian diri auditor, ada sejumlah faktor yang berpengaruh terhadap seorang auditor dalam mengambil keputusan dan salah satunya adalah meningkatnya kompleksitas tugas yang dihadapi. Pengujian pengaruh sejumlah faktor tersebut terhadap kompleksitas tugas juga bersifat penting karena kecenderungan bahwa tugas melakukan audit adalah tugas yang banyak serta menghadapi persoalan yang kompleks.
Menurut Bonner (1994) mengemukakan ada tiga alasan yang cukup mendasar mengapa pengujian terhadap kompleksitas tugas untuk sebuah situasi audit perlu dilakukan. Pertama, kompleksitas tugas ini diduga berpengaruh signifikan terhadap kualitas seorang auditor. Kedua, sarana dan teknik pembuatan keputusan dan latihan tertentu diduga telah dikondisikan sedemikian rupa ketika para peneliti memahami keganjilan pada kompleksitas tugas audit.
Oleh karena, kualitas pekerjaan auditor diukur berlandaskan pada kemampuan auditor untuk melakukan pemeriksaan atas laporan keuangan klien secara obyektif, serta pemberian opini yang tepat atas kewajaran laporan keuangan tersebut, sehingga syarat akan ketelitian dan kecermatan menjadi suatu keharusan sangat penting dan diutamakan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Mahasiswa FEB - Skripsi Akuntansi |
| Date Deposited: | 08 Sep 2016 02:38 |
| Last Modified: | 08 Sep 2016 02:38 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/4835 |
