DETERMINAN NIAT MELAKUKAN INTERNAL WHISTLEBLOWING (Studi Empiris Pada Lembaga Pemerintahan BPK RI Provinsi Jawa Tengah)
Berkas Tugas Akhir
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh faktor organisasional, individual, situasional dan demografis terhadap niat melakukan internal whistle-blowing pemeriksa di Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). Data yang digunakan dalam penelitian merupakan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner. Menggunakan sampel 39 orang Pemeriksa BPK RI. Metode analisis data penelitian ini yaitu analisis deskriptif, uji asumsi klasik, dan analisis regresi linear dengan pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertimbangan etis dan komitmen organisasional secara signifikan berpengaruh terhadap minat melakukan internal whistle-blowing Pemeriksa BPK RI. Sedangkan variabel status manajerial, locus of control, personal cost,keseriusan pelangaran, status pelanggar dan suku bangsa tidak berpengaruh signifikan terhadap niat melakukan internal whistleblowing.
Kata kunci: niat internal whistleblowing,status manajerial,pertimbangan etis, locus of control, , komitmen organisasional, personal cost, keseriusan pelanggaran, status pelanggar dan suku bangsa.
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
