Nuha, Burhanuddin Ramadhan (2025) ANALISA OPTIMALISASI KINERJA KEUANGAN PERBANKAN KONVENSIONAL PASCA TRAGEDI COVID 19. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
|
Text
Akuntansi_31401900269_fulldoc.pdf |
|
|
Text
Akuntansi_31401900269_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi kinerja keuangan perbankan konvensional pasca tragedi COVID-19 dengan menguji pengaruh Non Performing Financing (NPF) dan Dana Pihak Ketiga (DPK) terhadap Return on Assets (ROA). Pandemi COVID-19 memberikan tekanan signifikan terhadap sektor perbankan, terutama dalam hal peningkatan risiko kredit bermasalah dan fluktuasi penghimpunan dana masyarakat. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana pengelolaan kualitas kredit dan kemampuan penghimpunan dana dapat mengoptimalkan profitabilitas perbankan pada periode pemulihan ekonomi. Objek penelitian adalah perbankan konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019–2022. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel akhir sebanyak 29 bank dari total populasi 37 bank, sehingga diperoleh 116 data panel selama empat tahun pengamatan. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan dan annual report. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pengujian hipotesis secara parsial (uji t) dan simultan (uji F), serta pengujian koefisien determinasi (R²).Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Non Performing Financing (NPF) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Return on Assets (ROA) dengan koefisien regresi sebesar -1,810 dan nilai signifikansi 0,000. Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA dengan koefisien regresi sebesar 0,229 dan nilai signifikansi 0,000. Secara simultan, NPF dan DPK berpengaruh signifikan terhadap ROA dengan nilai F sebesar 191,233 dan signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,804 menunjukkan bahwa 80,4% variasi ROA dapat dijelaskan oleh kedua variabel independen tersebut.Temuan ini menunjukkan bahwa optimalisasi kinerja keuangan perbankan konvensional pasca pandemi sangat ditentukan oleh kemampuan bank dalam menekan tingkat kredit bermasalah serta meningkatkan penghimpunan dana masyarakat. Dengan pengelolaan risiko kredit yang efektif dan strategi penghimpunan dana yang berkelanjutan, perbankan konvensional dapat memperkuat profitabilitas dan menjaga stabilitas kinerja keuangan pada masa pemulihan ekonomi.
Kata Kunci: Kinerja Keuangan, Perbankan Konvensional, Non Performing Financing (NPF), Dana Pihak Ketiga (DPK), Return on Assets (ROA), COVID-19.
| Dosen Pembimbing: | Apriyanti, Hani Werdi | UNSPECIFIED |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
| Subjects: | H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Mahasiswa FEB - Skripsi Akuntansi |
| Depositing User: | Pustakawan 5 UNISSULA |
| Date Deposited: | 27 Apr 2026 01:38 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/46445 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
