PENGARUH PROPORSI KOMISARIS INDEPENDEN, KOMITE AUDIT, DAN KEPEMILIKAN MANAJERIAL TERHADAP PENGUNGKAPAN SUSTAINABILITY REPORT PADA PERUSAHAAN INDUSTRI MANUFAKTUR SEKTOR BARANG KONSUMSI
Berkas Tugas Akhir
31401606624_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Perusahaan memiliki tanggung jawab terhadap pemegang saham dan kesejahteraan berbagai pihak yang memiliki kepentingan di perusahaan tersebut. Adanya prinsip bottom line menjadi pilar utama perusahaan agar tidak hanya mengejar keuntungan secara financial saja dalam berbisnis tetapi juga lebih memperhatikan kesejahteraan masyarakat dan ikut berpartisipasi aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan. Informasi mengenai dampak aktivitas ekonomi, sosial dan lingkungan perusahaan dapat diungkapkan melalui sustainability report. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis adakah pengaruh proporsi komisaris independen, komite audit dan kepemilikan manajerial terhadap pengungkapan sustainability report. Populasi penelitian adalah perusahaan sektor barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2018-2021 sebanyak 75 perusahaan, 65 perusahaan tidak memenuhi kriteria sampel. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga menghasilkan 10 sampel. Alat analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi linear berganda dengan menggunakan program IBM SPSS versi 23. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa proporsi komisaris independen, komite audit, dan kepemilikan manajerial tidak terbukti berpengaruh terhadap pengungkapan sustainability report.
Keywords: Sustainability report, proporsi komisaris independen, komite audit, kepemilikan manajerial.
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
