MODEL PENINGKATAN KINERJA SDM MELALUI PERSON-ORGANIZATION FIT (PO-FIT) DAN PERSON-JOB FIT (PJ-FIT) SERTA STRES KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING
Berkas Tugas Akhir
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
bab II.pdf
Restricted to Registered users only
bab III.pdf
Restricted to Registered users only
bab IV.pdf
Restricted to Registered users only
bab V.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh person-organization fit (PO-Fit) dan person-job fit (PJ-Fit) terhadap stres kerja untuk meningkatan kinerja SDM. Serta menguji peningkatan kinerja SDM melalui person-organization fit (PO-Fit), person-job fit (PJ-Fit) dan stres kerja. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh SDM KOSPIN JASA Brebes dibagian administrasi dan sampel yang digunakan yaitu sebanyak 90 orang. pengambilan sampel menggunakan teknik non-probability sampling dengan menggunakan metode sensus, pengambilan data menggunakan kuesioner, metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa person-organization fit berpengaruh negatif dan signifikan terhadap stres kerja, person-job fit berpengaruh negatif dan signifikan terhadap stres kerja, person-organization fit berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja SDM, person-job fit berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja SDM, dan stres kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja SDM, stres kerja sebagai variabel intervening mampu memediasi antara variabel person-organization fit dan person-job fit terhadap kinerja SDM.
Kata kunci : person-organization fit, person-job fit, stres kerja, kinerja SDM
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
