library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

PERJANJIAN EKSTRADISI ANTARA INDONESIA DENGAN PHILIPINA

Detail Tugas Akhir

PERJANJIAN EKSTRADISI ANTARA INDONESIA DENGAN PHILIPINA

Azmi, Nuris Fuad (2017) PERJANJIAN EKSTRADISI ANTARA INDONESIA DENGAN PHILIPINA. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum UNISSULA.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
1.COVER.pdf
PDF
Text
2.ABSTRAK.pdf
PDF
Text
3.DAFTAR ISI.pdf
PDF
Text
4.BAB I.pdf
PDF
Text
5.BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (1MB)
PDF
Text
6.BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (1MB)
PDF
Text
7.BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (1MB)
PDF
Text
8.DAFTAR PUSTAKA.pdf

Abstract

Pentingnya sebuah hubungan bilateral kedua negara antara Indonesia dengan Philipina memberikan dampak positif bagi kedua belah pihak, antara lain menjaga ketertiban dan perdamainan dunia, kepentingan nasional, perbedaan sumber daya manusia, kepentingan nasional, perbedaan sumber daya, spesifikasi produksi, saling membantu.
Dari adanya hubungan bilateral ini kedua negara Indonesia dengan Philipina akan menimbulkan kebutuhan adanya perjanjian ekstradisi antara kedua negara. Karena dasar dari hubungan bilateral ini adalah saling membantu dan adanya saling menjaga ketertiban dan perdamaain untuk kepentingan nasional kedua negara.
Adapun maksud serta tujuan diadakanya perjanjian ekstradisi adalah untuk menjamin agar segala sesuatu tindak pelaku kejahatan tidak dapat menghindari dari penuntutan. Karena adanya beberapa kasus, pelaku enggan mempertangung jawabkan dan lari ke wilayah yang dijadiakn tempat berlindung dari segala tununtutan.Seringkali suatu negara yang wilayahnya didiami pelaku, tidak dapat dilakukan penuntutan disebapkan yuridiksi atas penjahat tersebut.
Tujuan dilakukan penulisan ini adalah (1)Untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana pengaturan ekstradisi dalam Hukum Internasional. (2)Untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana pengaturan ekstradisi dalam Hukum Nasional Indonesia. (3)Untuk mengetahui dan menganalisis ketentuan – ketentuan apa sajayang mengatur kerjasama antara Indonesia dengan Philipina dalam hal pemberantasan kejahatan.
Diketahui bahwa Pada tanggal 10 Februari 1976 Indonesia telah mengadakan perjanjian ekstradisi, perjanjian ekstradisi antara Indonesia dengan Philipina di ratifikasi sebagai mana Undang – Undang No. 10 Tahun 1976. Tujuan mengembangkan kerjasama agar adanya efektifitas dalam penegakan hukum dan pelaksanaan perdilan dalam rangka pemberantasan kejahatan. Dimana isi perjanjian ekstradisi anatara kedua negara sekurang-kurangnya memuat tentang prosedur penyerahan, penyelesain perselisihan, mulai berlakunya perjanjian dan berakhirnya perjanjian ,kejahatan yang dapat diekstradisikan

Kata Kunci : Perjanjian Ekstardisi Indonesia dan Philipina, kejahatan,

Informasi Item

Item Type Thesis (Undergraduate)
Subjects K Law > K Law (General)
Divisions Fakultas Hukum
Fakultas Hukum > Mahasiswa FH - Skripsi Ilmu Hukum
Date Deposited 17 Jan 2018 01:33
Last Modified 17 Jan 2018 01:33
URI https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/9431

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints