library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

REKONSTRUKSI PERLINDUNGAN HUKUM ATAS HAK-HAK KEPERDATAAN ANAK HASIL PERZINAHAN YANG BERBASIS NILAI KEADILAN

Detail Tugas Akhir

REKONSTRUKSI PERLINDUNGAN HUKUM ATAS HAK-HAK KEPERDATAAN ANAK HASIL PERZINAHAN YANG BERBASIS NILAI KEADILAN

Suryati, Suryati (2016) REKONSTRUKSI PERLINDUNGAN HUKUM ATAS HAK-HAK KEPERDATAAN ANAK HASIL PERZINAHAN YANG BERBASIS NILAI KEADILAN. Masters thesis, Fakultas Hukum UNISSULA.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (321kB)
PDF
Text
ABSTRAK_1.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (85kB)
PDF
Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (325kB)
PDF
Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (279kB)
PDF
Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (150kB)
PDF
Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (254kB)
PDF
Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (425kB)
PDF
Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (57kB)
PDF
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (44kB)
[thumbnail of PUBLIKASI.jpg]
Image
PUBLIKASI.jpg
Restricted to Registered users only

Abstract

Penelitian ini bertujuan: untuk mengetahui realitas perlindungan hukum hak-hak keperdataan anak hasil perzinahan dalam sistem hukum Indonesia, untuk mengetahui dan mengkaji kelemahan-kelemahan perlindungan hukum hak-hak keperdataan anak hasil perzinahan saat ini, merekonstruksi perlindungan hukum hak-hak keperdataan anak hasil perzinahan yang berbasis nilai keadilan. Metode pendekatan yang dipakai : yuridis sosiologis. Analisis data dilakukan secara kualitatif.Temuan:(1).Realitas perlindungan hukum hak keperdataan anak hasil perzinahan dalam sistem hukum di Indonesia belum berjalan secara maksimal. (2).Kelemahan perlindungan hukum hak keperdataan anak hasil perzinahan saat ini yaitu anak banyak yang terlantar, stigma jelek masyarakat, bapak biologis anak hasil perzinahan tidak bertanggung jawab, jika ada keluarga yang mau menampung anak zina namun asal usul anak disembunyikan. (3).Rekonstruksi perlindungan hukum hak keperdataan anak hasil perzinahan: a.Rekonstruksi Nilai: penguatan perlindungan hukum anak hasil perzinahan dengan mendapatkan perlindungan dari ibu, bapak biologis, dan negara berupa biaya hidup, kesehatan, pendidikan, membesarkan anak sampai dewasa, mendapat wasiat wajibah atau hibah,tetapi tidak mendapatkan waris dari bapak biologis, dan negara ber-kewajiban menyediakan tempat penampungan anak hasil perzinahan. b.Rekonstruksi hukum perlindungan hak keperdataan anak hasil perzinahan:-Pasal 43 ayat 1 UUP: “Anak yang dilahirkan di luar perkawinan hanya mempunyai hubungan perdata dengan ibu dan keluarga ibunya”, ayat 2 : Bapak biologis, atau negara memberikan biaya hidup, kesehatan, pendidikan, biaya membesarkan anak sampai dewasa, mendapat wasiat wajibah atau hibah.-Pasal 100 KHI: “Anak yang dilahirkan di luar perkawinan hanya mempunyai hubungan nasab dengan ibu dan keluarga ibunya”, ayat 2: Bapak biologis, atau negara memberikan biaya hidup, kesehatan, pendidikan, biaya membesarkan anak sampai dewasa, mendapat wasiat wajibah atau hibah.-Pasal 283 KUH. Perdata:“Sekalian anak yang dibenihkan dalam zina atau dalam sumbang sekali-kali tak boleh diakui, kecuali terhadap yang terakhir ini apa yang ditentukan dalam Pasal 273”, ayat 2: Bapak biologis, atau negara memberikan biaya hidup,kesehatan,pendidikan, biaya membesarkan anak sampai dewasa, mendapat wasiat wajibah atau hibah.- Pasal Pasal 26 ayat 2 UU Perlindungan Anak: Dalam hal Orang Tua tidak ada, atau tidak diketahui keberadaannya, atau karena suatu sebab tidak dapat melaksanakan kewajiban dan tanggung jawabnya, kewajiban dan tanggung jawab sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat beralih kepada Keluarga,yang dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Dirubah : Dalam hal Orang Tua tidak ada, atau tidak diketahui keberadaannya, atau karena suatu sebab tidak dapat melaksanakan kewajiban dan tanggung jawabnya, kewajiban dan tanggung jawab sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat beralih kepada keluarga, dan negara.
Kata Kunci: Rekonstruksi,Perlindungan Hukum,Hak Keperdataan,Anak Hasil Perzinahan

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints