Mastuti, Sri (2016) PENGARUH PEMBERIAN SALEP EKSTRAK BIJI JINTEN HITAM (Nigella sativa) TERHADAP JUMLAH FIBROBLAS DAN KOLAGEN PADA PENYEMBUHAN LUKA SAYAT - Studi Eksperimental pada Mencit galur balb/c. Masters thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.
COVER_1.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (472kB)
DAFTAR ISI_1.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (129kB)
ABSTRAK_1.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (83kB)
PUBLIKASI.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (68kB)
BAB I_1.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (124kB)
BAB III_1.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (115kB)
BAB V_1.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (101kB)
BAB IV_1.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (274kB)
DAFTAR PUSTAKA_1.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (143kB)
BAB II_1.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (880kB)
Abstract
Latar Belakang: Luka tidak sembuh dalam waktu lama dengan berbagai penyebab merupakan masalah yang sering ditemukan dalam berbagai disiplin kedokteran. Kejadian ini salah satu sumber utama morbiditas, penyebab gangguan psikologis para penderita, meningkatkan biaya pengobatan dan kehilangan jam kerja pada penderita usia produktif. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh ekstrak biji jinten hitam (Nigella sativa) dalam sediaan salep sebanyak 40% dan 60% terhadap jumlah fibroblas dan kolagen pada penyembuhan luka sayat mencit balb/c.
Metode:Penelitian eksperimental dengan rancangan “post test only control group design” pada 48 ekor mencit jantan galur balb/c, dibagi menjadi 4 kelompok pengujian fibroblas dan 4 kelompok pengujian kolagen. 24 ekor penelitian fibroblas dan 24 ekor penelitian kolagen. Masing-masing kelompok terdiri dari 6 ekor sampel secara random. Salep ekstrak Nigella sativa dengan konsentrasi 40% dan dengan konsentrasi 60% di oles sebanyak 3x sehari selama 7 hari pada kelompok fibroblast dan selama 14 hari pada kelompok kolagen. Data di analisis dengan Kruskal-Wallis dan dilanjutkan dengan Uji Mann-Whitney.
Hasil: Analisis jumlah fibroblast antara kelompok kontrol/tidak diberikan perlakuan dan kelompok yang diberikan salep garamycin terdapat perbedaan (p value =0,010), antara kelompok kontrol dan kelompok yang diberikan salep ekstrak jinten hitam 40 % tidak ada perbedaan (p value =0,065), pada kelompok yang diberikan salep ekstrak jinten hitam 60 % terdapat perbedaan (p value =0,025). Hasil analisis jumlah kolagen menunjukkan perbedaan antara semua kelompok (p value =0,004).
Simpulan: Pemberian salep ekstrak biji jinten hitam (Nigella sativa) dapat meningkatkan jumlah fibroblas dan kolagen pada penyembuhan luka sayat kulit mencit galur balb/c.
Kata Kunci: salep ekstrak biji jinten hitam (Nigella sativa), fibroblas, kolagen, luka sayat.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran Pascasarjana > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Biomedik Fakultas Kedokteran > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Biomedik |
| Date Deposited: | 23 Jan 2017 02:05 |
| Last Modified: | 23 Jan 2017 02:05 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/6975 |
