HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN TENTANG INFEKSI MENULAR SEKSUAL DENGAN PERILAKU PENGGUNAAN KONDOM Studi Observasional Analitik pada Wanita Pekerja Seks di Lokalisasi Desa Penundan Kecamatan Banyuputih Kabupaten Batang
Berkas Tugas Akhir
Abstract
Wanita pekerja seks (WPS) merupakan kelompok risiko tinggi penularan infeksi menular seksual (IMS). Penularan IMS salah satunya melalui hubungan seksual. Oleh karena itu, bagi WPS dianjurkan menggunakan kondom sebagai upaya pengendalian IMS. Perilaku penggunaan kondom oleh WPS yang masih rendah diduga karena rendahnya pengetahuan tentang IMS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan tentang IMS dengan perilaku penggunaan kondom pada WPS.
Penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional dilakukan pada 56 WPS di lokalisasi Desa Penundan Kecamatan Banyuputih Kabupaten Batang yang bersedia menjadi responden penelitian. Perilaku penggunaan kondom dan tingkat pengetahuan WPS tentang IMS diperoleh dari kuesioner. Uji Fisher Exact digunakan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan tentang IMS dengan perilaku penggunaan kondom pada WPS.
Hasil penelitian menunjukkan 60,7% WPS menggunakan kondom saat berhubungan seks dengan pelanggan, dari jumlah ini sebagian besar memiliki tingkat pengetahuan baik (57,1%). Hasil uji fisher exact diperoleh p sebesar 0,021 (p < 0,05) dengan nilai koefisien kontingensi sebesar 0,326.
Kesimpulan: Pengetahuan tentang IMS dengan perilaku penggunaan kondom pada WPS di lokalisasi Desa Penundan Kecamatan Banyuputih Kabupaten Batang berhubungan lemah.
Kata kunci: IMS, kondom, pengetahuan, perilaku, WPS.
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
