KEEFEKTIFAN PROBLEM BASED INSTRUCTION BERBANTUAN LEMBAR KERJA SISWA TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA DITINJAU DARI GENDER
Berkas Tugas Akhir
BAB III_1.pdf
Restricted to Registered users only
BAB II_1.pdf
Restricted to Registered users only
BAB V_1.pdf
Restricted to Registered users only
BAB IV_1.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Kata kunci :Problem Based Instruction, Lembar Kerja Siswa, Kubus dan Balok.
Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengetahui rata-rata pemecahan masalah matematika siswa dalam model PBI berbantuan LKS pada materi Kubus dan Balok mencapai nilai KKM yaitu 75. (2) Mengetahui rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajar dengan menggunakan model PBI berbantuan LKS pada materi Kubus dan Balok lebih baik dari hasil kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajar dengan model pembelajaran Talking Stick. (3) Mengetahui apakah terdapat perbedaan tingkat kemampuan pemecahan masalah matematika pada model PBI berbantuan LKS materi Kubus dan Balok di kelas VIII di tinjau dari gender. (4) Mengetahui adanya pengaruh aktivitas siswa yang signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika pada model PBI berbantuan LKS materi Kubus dan Balok di kelas VIII.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan populasi semua siswa kelas VIII SMP N 27 Semarang yang diambil 3 kelas yaitu kelas eksperimen, kelas kontrol.Berdasarkan teknik cluster random sampling diperoleh dua kelas yakni kelas VIII E sebagai kelas eksperimen dengan model pembelajaran Problem Based Instruction berbantuan LKS dan kelas VIII D sebagaikontrol dengan pembelajaran Talking Stick. Data diperoleh melalui : (1) dokumentasi, (2) observasi, dan (3) tes kemampuan kemampuan pemecahan masalah. Untuk uji ketuntasan (KKM) hasil kemampuan pemecahan masalah matematika dengan uji One sample T Test, Untuk mengetahui perbedaan hasil pemecahan masalah matematika digunakan uji banding (OneWay Anava), Untuk mengetahui perbedaan rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika di tinjau dari gender di uji dengan menggunakan (OneWay Anava), dan untuk mengetahui pengaruh aktivitas terhadap hasil kemampuan pemecahan masalah matematika digunakan uji analisis regresi linear sederhana.
Hasil penelitian menunjukkan : (1)hasil One sample T Test diperoleh nilai mean 81,74 dan Sig. (2-tailed) < 0,05 hal ini menunjukkan bahwa hasil kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas eksperimen mencapai kategori baik yaitu 75, (2)mean hasil kemampuan pemecahan masalah matematikakelas eksperimenlebih baik dibanding kelas kontrol, (3) mean hasil kemampuan pemecahan masalah matematiaka siswa perempuan lebih baik dari sama hasil kemampuan pemecahan masalah matematika siswa, (4) hasil regresi linier sederhana kelas eksperimen menunjukkan adanya pengaruh positif antara aktivitas terhadap hasil kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada materi kubus dan Balok.
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
