EFEKTIVITAS AFIRMASI DIRI UNTUK MENURUNKAN STRES PADA NARAPIDANA DI BAWAH UMUR
Berkas Tugas Akhir
BAB I_1.pdf
Restricted to Registered users only
BAB II_1.pdf
Restricted to Registered users only
BAB III_1.pdf
Restricted to Registered users only
BAB IV_1.pdf
Restricted to Registered users only
BAB V_1.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Narapidana anak yang menghuni Lembaga Pemasyarakatan adalah remaja. Usia dimana anak berada pada tahap pencarian identitas. Narapidana anak secara langsung mengalami penyesuaian terhadap lingkungan baru dan kebebasan mereka yang tidak seperti anak seusia mereka pada umumnya. Hal tersebut dapat menjadi pemicu yang menimbulkan stres. Tahap ini adalah tahap terjadinya konflik internal dan eksternal yang dapat menimbulkan stres yang berat. Oleh karena itu untuk menurunkan stres pada narapidana dibawah umur adalah menggunakan afirmasi diri. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh afirmasi diri terhadap penurunan stres pada narapidana anak. Partisipan dalam penelitian ini sebanyak 10narapidana anak dan menggunakan desain eksperimen One Group Pretest-Posttest Design.
Hasil uji hipotesis menggunakan Wilcoxon Sign Rank Test menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan pada pemberian afirmasi diri terhadap penurunan stres pada narapidana anak, diperoleh 0,312(p>0,05). Terdapat beberapa faktor penyebab tidak terbuktinya hipotesis yaitu waktu pemberian afirmasi diri yang cukup singkat, tidak diberikannya penugasan sehingga afirmasi hanya dilakukan pada saat proses intervensi, serta kelemahan pada validitas internal dan eksternal.
Kata kunci : Afirmasi diri, Stres
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
