PENGARUH PEMBERIAN SALEP EKSTRAK BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) TERHADAP NEOVASKULARISASI PADA LUKA SAYAT Studi Eksperimental Pada Tikus Putih Jantan Galur Wistar
Berkas Tugas Akhir
bab I_1.pdf
Restricted to Registered users only
bab II_1.pdf
Restricted to Registered users only
bab III_1.pdf
Restricted to Registered users only
bab V_1.pdf
Restricted to Registered users only
bab IV_1.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Ekstrak buah naga merah mengandung flavonoid yang berfungsi sebagai perangsang pembentukan pembuluh darah baru. Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh pemberian salep ekstrak buah naga merah terhadap neovaskularisasi luka sayat pada tikus putih jantan galur wistar.
Metode penelitian eksperimental laboratorik dengan rancangan post test only control group design, sampel 12 ekor tikus putih jantan galur wistar dibagi 3 kelompok secara acak. Kelompok I kontrol negatif (vaselin album), Kelompok II (salep ekstrak buah naga merah dosis 7,5 %), dan Kelompok III (salep ekstrak buah naga merah dosis 15%). Perlakuan dilakukan selama 7 hari, setiap hari dilakukan perlakuan dengan mengoles luka sayat menggunakan salep. Analisis dengan uji One Way Anova dilanjutkan uji Post Hoc.
Hasil rerata jumlah neovaskular luka sayat pada kelompok I,II,IIImasing-masing adalah 5,000;16,9 ;21.850. Analisis uji One Way Anova menunjukkan nilai (p=0,033). Hasil uji post hoc terdapat perbedaan bermakna antara kelompok I dengan kelompok III.
Terdapat pengaruh pemberian salep ekstrak buah naga merah terhadap jumlah neovaskularisasi luka sayat pada tikus putih jantan galur wistar.
Kata Kunci : ekstrak buahnaga merah, jumlah neovaskularisasi luka sayat, tikus jantan galur wistar.
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
