Azzuhri, Yudhistira Syihab (2026) ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PREDIKTOR COGNITIVE LOAD MAHASISWA PADA PEMBELAJARAN IPE SIMULASI KETERAMPILAN KLINIK. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

Text
Kedokteran Umum_30102200228_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (94kB)
Text
Kedokteran Umum_30102200228_fullpdf.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (1MB)

Abstract

Interprofessional Education (IPE) merupakan salah satu pendekatan dalam pendidikan kesehatan untuk meningkatkan kolaborasi lintas profesi. Namun, kompleksitas pembelajaran IPE berbasis simulasi keterampilan klinik berpotensi meningkatkan cognitive load mahasiswa, yang berdampak pada proses belajar dan performa akademik. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor prediktor intrinsic, extraneous, dan germane cognitive load pada mahasiswa Kedokteran, Keperawatan dan Kebidanan Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) yang mengikuti IPE simulasi keterampilan klinik TA 2024/2025.
Penelitian ini merupakan observasional analitik dengan desain cross sectional terhadap 453 mahasiswa. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Krieglstein Theory-Based Questionnaire untuk cognitive load, Perceptions of Academic Stress untuk stres akademik, serta Macleod-Clark Professional Identity Scale untuk identitas profesi. Analisis data dilakukan dengan regresi logistik univariat, bivariat, dan multivariat untuk mengidentifikasi faktor prediktor yang signifikan dan dominan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 66% mahasiswa memiliki stres akademik sedang, dan 51% memiliki identitas profesi positif, 66% memiliki tingkat ICL yang tinggi, 66,9% memiliki tingkat ECL rendah, dan 57,2% memiliki tingkat GCL rendah. Analisis multivariat menunjukkan program studi (p=0,008; aOR=0,624; CI95%=0,441–0,884) dan stres akademik (p<0,001; aOR=1,945; CI95%=1,367–2,767) adalah prediktor ICL dengan stres akademik sebagai faktor dominan. Pada ECL, kegiatan kemahasiswaan (p=0,048; aOR=1,319; CI95%=1,002–1,737), identitas profesi (p=0,013; aOR=1,693; CI95%=1,119–2,562) dan stres akademik (p<0,001; aOR=2,505; CI95%=1,717–3,654) berperan signifikan. Stres akademik paling dominan. Pada GCL, identitas profesi merupakan prediktor tunggal (p<0,001; aOR=4,254; CI95%=2,851–6,349).
Disimpulkan bahwa beberapa faktor terbukti berpengaruh signifikan terhadap cognitive load mahasiswa. Pengelolaan faktor tersebut menjadi kunci dalam optimalisasi pembelajaran IPE simulasi keterampilan klinik serta dapat menjadi landasan pengembangan strategi pembelajaran dan desain instruksional IPE yang lebih efektif.
Kata kunci: interprofessional education, cognitive load, keterampilan klinik, stres akademik, identitas profesi

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Mahasiswa FK - Skripsi Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Date Deposited: 18 May 2026 08:47
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/47003

Actions (login required)

View Item
View Item