Muafiyah, Rifa Nailah (2026) HUBUNGAN SELF EFFICACY IBU DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA 6-59 BULAN DI WILAYAH PUSKESMAS PLUMBON KABUPATEN INDRAMAYU. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

Text
Kedokteran Umum_30102200188_fullpdf.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (2MB)
Text
Kedokteran Umum_30102200188_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (84kB)

Abstract

Stunting masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama yang ada di Indonesia. Faktor yang menjadi kunci dalam pembentukan perilaku ibu dalam pemberian nutrisi adalah self-effecacy yang akan berdampak pada perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan self-efficacy ibu dengan kejadian stunting pada anak usia 6-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Plumbon.
Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan rancangan case control. Sampel yang digunakan adalah ibu yang memiliki anak usia 6-59 bulan. Total sampel pada kelompok kasus dan kontrol sama yaitu 48 sampel, sehingga total sampel adalah 96. Pengukuran status gizi anak berdasarkan nilai z-score PB/U yang diukur menggunakan aplikasi anthrocalc. Nilai z-score PB/U <- 2,0 SD diinterpretasikan sebagai kejadian stunting, sedangkan z-score PB/U ≥ -2 SD +2 SD merupakan kelompok kontrol. Nilai minimum, maksimum, median dan mean z-score pada kelompok stunting berturut-turut adalah -3.10, -2.00, -2.10 dan -2.27 SD, sedangkan pada kelompok kontrol berturut-turut adalah -0.90, +3.40, -1.30 dan -0.83 SD. Pengukuran self-efficacy ibu menggunakan kuisioner GSE-12. Data penelitian diuji menggunakan uji Chi-square. Nilai p ≤ 0,05 menunjukkan adanya hubungan yang signifikan.
Hasil uji analisis menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara self-efficacy ibu dengan kejadian stunting pada anak usia 6-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Plumbon (p > 0,05). Self-efficacy ibu pada kelompok stunting berturut-turut dari rendah, sedang dan tinggi adalah 8 (16,67%), 36 (75%) dan 4 (8,33%) sampel, sedangkan pada kelompok kontrol adalah 4 (8,3%), 39 (81,3%) dan 5 (10,4%) sampel
Simpulan penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan yang signifikan antara self-efficacy ibu dengan kejadian stunting pada anak usia 6-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Plumbo.
Kata Kunci: Self-efficacy, Stunting, 6-59 bulan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Mahasiswa FK - Skripsi Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Date Deposited: 19 May 2026 02:23
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/46976

Actions (login required)

View Item
View Item