Saputra, Wahyu Andika and Burhanudin, Maulana Taufiq (2026) PERBANDINGAN MUTU BETON PENAMBAHAN FLY ASH KELAS F DAN C PLTU TANJUNG JATI B. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
Teknik Sipil_30202100211_fullpdf.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (3MB)
Teknik Sipil_30202100211_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (72kB)
Abstract
Di tengah gencarnya pembangunan infrastruktur di Indonesia, beton adalah bahan utama yang digunakan dalam pembangunan Struktur Utama sebuah bangunan, khususnya dalam pembangunan gedung, jembatan dan jalan raya. Munculnya inovasi dalam material beton yang terus bermunculan diiringi dengan meningkatnya kebutuhan infrastruktur berbahan dasar beton yang memiliki kekuatan yang lebih dari Beton Normal pada umumnya. Dalam penelitian ini telah menganalisis Perbandingan Fly Ash kelas F dan C terhadap Kuat Tekan, Kuat Tarik Belah dan Kuat Lentur Beton. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan variasi Campuran Fly Ash kelas F dan C sebesar 10% dan 15% dengan beberapa pengujian yang akan dilakukan yaitu Pengujian Berat Volume Agregat, Kadar Air, Kadar Lumpur, Analisa Saringan, Kuat Tekan, Kuat Tarik Belah dan Kuat Lentur Beton. Hasil penelitian menunjukkan Secara keseluruhan, penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Bottom Fly Ash (BFA) secara signifikan meningkatkan kualitas mekanis beton, namun efektivitasnya sangat bergantung pada jenis kelas C dan F dan kadar persentase yang digunakan. Pada Kuat Tekan BFA Tipe C dengan kadar 10% adalah yang paling optimum, mencapai 41,164 MPa (naik dari beton normal 30,929 MPa). Penggunaan BFA Tipe C di atas 25% mulai menurunkan efektivitasnya. Sebaliknya, BFA Tipe F menunjukkan peningkatan yang lebih stabil namun kekuatannya masih di bawah Tipe C. Pada Kuat Tarik Belah. BFA Tipe C dengan kadar 25% menghasilkan nilai tertinggi sebesar 3,923 MPa. BFA Tipe C terbukti lebih unggul dibandingkan Tipe F dalam meningkatkan ketahanan tarik beton pada semua kadar yang diuji. Pada Kuat Lentur BFA Tipe C kadar 25% memberikan hasil maksimal sebesar 5,117 Mpa. BFA Tipe F kurang efektif untuk parameter ini; bahkan pada kadar tinggi (25%), kuat lenturnya justru menurun di bawah standar beton normal. Untuk Kesimpulanya yaitu BFA Tipe C secara konsisten memberikan performa yang lebih baik daripada Tipe F. Untuk kekuatan tekan maksimal gunakan kadar 10%, sedangkan untuk kekuatan tarik dan lentur maksimal gunakan kadar 25%.
Kata kunci: Beton, Fly Ash kelas F dan C, Agregat Halus, Superplasticizer, Kuat Tekan, Kuat Tarik Belah, Kuat Lentur.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik Fakultas Teknik > Mahasiswa FT - Skripsi Teknik Sipil |
| Date Deposited: | 26 May 2026 01:54 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/46888 |
