Arramadhan, Isna Ayu Wulandari (2026) PENGARUH PEMBERIAN KURKUMIN TERHADAP VIABILITAS SPERMA YANG DIPREPARASI DENGAN METODE DENSITY GRADIENT CENTRIFUGATION. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

Text
Kedokteran Umum_30102200099_fullpdf.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (3MB)
Text
Kedokteran Umum_30102200099_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (183kB)

Abstract

Infertilitas pria masih menjadi masalah global dan salah satu faktor penentunya adalah kualitas sperma, khususnya viabilitas. Preparasi sperma dengan metode Density Gradient Centrifugation (DGC) banyak digunakan pada teknologi reproduksi berbantu, namun proses sentrifugasi dan penghilangan plasma semen dapat meningkatkan produksi Reactive Oxygen Species (ROS) serta menurunkan pertahanan antioksidan, sehingga berpotensi menurunkan viabilitas sperma. Kurkumin, senyawa aktif utama dari Curcuma longa, diketahui memiliki aktivitas antioksidan yang berpotensi melindungi sperma. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kurkumin terhadap viabilitas sperma yang dipreparasi menggunakan metode DGC.
Penelitian eksperimental ini menggunakan rancangan pre-test–post-test control design dengan total 16 sampel sperma pria dewasa sehat. Sampel dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu sebelum preparasi (pre-preparasi), setelah preparasi DGC tanpa suplementasi kurkumin, dan setelah preparasi DGC dengan suplementasi kurkumin dosis 20 µM. Viabilitas sperma dinilai menggunakan pewarnaan eosin-negrosin dan dianalisis secara statistik dengan Paired Sample T-Test dan Independent T-Test.
Hasil penelitian menunjukkan viabilitas sperma sebelum preparasi sebesar 83,13 ± 8,52%, setelah preparasi DGC tanpa kurkumin sebesar 82,38 ± 6,22%, dan setelah preparasi DGC dengan kurkumin sebesar 87,37 ± 5,07%. Tidak terdapat perbedaan signifikan antara viabilitas sperma sebelum dan sesudah preparasi DGC (p > 0,05). Namun, terdapat perbedaan signifikan antara kelompok DGC dengan kurkumin dan tanpa kurkumin (p = 0,019).
Kesimpulan penelitian membuktikan suplementasi kurkumin dosis 20 µM secara signifikan meningkatkan viabilitas sperma setelah preparasi dengan metode DGC dan berpotensi digunakan sebagai adjuvan pada prosedur preparasi sperma dalam teknologi reproduksi berbantu.
Kata Kunci: Kurkumin, Viabilitas Sperma, Density Gradient Centrifugation (DGC), Reactive Oxygen Species (ROS).

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Mahasiswa FK - Skripsi Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Date Deposited: 02 Jun 2026 01:50
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/46861

Actions (login required)

View Item
View Item