KHOIRINA, ALISHA (2026) HUBUNGAN ANTARA LINGKAR PERUT, KADAR GLUKOSA DARAH PUASA, KADAR GLUKOSA DARAH 2 JAM POST PRANDIAL DENGAN KEJADIAN POLYCYSTIC OVARY SYNDROME (PCOS) (Studi Observasional Analitik Pada Remaja PCOS di SMK Demak). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

Text
Kedokteran Umum_30102200014_fullpdf.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (2MB)
Text
Kedokteran Umum_30102200014_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (150kB)

Abstract

Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) adalah kondisi kelainan endokrin yang paling umum ditemukan pada remaja putri. Obesitas sentral (lingkar perut >80 cm) dapat meningkatkan resistensi insulin dan mengganggu kadar glukosa darah, yang berperan dalam memperburuk kondisi PCOS. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara lingkar perut dan glukosa darah puasa serta glukosa darah dua jam setelah makan pada remaja dengan Polycystic Ovary Syndrome (PCOS).
Penelitian ini melibatkan remaja putri PCOS dan Non PCOS yang bersekolah di SMK Negeri 1 Demak. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional analisis observasional. Terdapat dua kelompok yang masing-masing terdiri dari dua puluh peserta. Data yang dikumpulkan meliputi pengukuran lingkar perut, glukosa darah puasa, dan kadar glukosa darah dua jam setelah makan. Kami melakukan analisis data univariat dan analisis bivariate menggunakan uji Chi-square.
Studi ini menemukan hubungan signifikan antara lingkar perut dan Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) (p < 0,05). Setiap responden dengan PCOS memiliki lingkar perut yang abnormal. Di sisi lain, Kadar glukosa darah puasa pada remaja dengan PCOS masih dalam kisaran normal karena sekresi insulin masih mampu mengompensasi resistensi insulin yang terjadi. Lebih lanjut, tidak ada hubungan signifikan antara kadar glukosa darah dua jam setelah makan dan perkembangan Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) (p > 0,05) karena tidak melakukan evaluasi jumlah kalori yang dimakan.
Kesimpulan pada penelitian ditemukan bahwa lingkar perut berhubungan dengan perkembangan PCOS pada remaja. Untuk mencegah masalah metabolisme, sangat penting untuk mengidentifikasi dan mengobati obesitas sentral pada remaja dengan sindrom ovarium polikistik (PCOS).

Kata Kunci : Polycystic Ovary Syndrom (PCOS), lingkar perut, GDP, GD2PP

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Mahasiswa FK - Skripsi Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Date Deposited: 03 Jun 2026 01:43
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/46804

Actions (login required)

View Item
View Item