Siswanto, Affan Haikal Octav (2026) PENGARUH PEMBERIAN NANOEMULSI BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L.) TERHADAP KADAR KREATININ Studi Eksperimental Terhadap Tikus Wistar Model Sindrom Metabolik. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.
Kedokteran Umum_30102200004_fullpdf.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (2MB)
Kedokteran Umum_30102200004_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (49kB)
Abstract
Bunga telang memiliki kandungan antioksidan yang berpotensi sebagai nefroprotektor. Pemanfaatan bunga telang dalam bentuk ekstrak masih memiliki keterbatasan yaitu rendahnya stabilitas dan bioavailabilitas senyawanya. Penerapan nanoteknologi diharapkan dapat meningkatkan stabilitas dan bioavailabilitas senyawa bunga telang pada partikel yang lebih kecil. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh pemberian nanoemulsi bunga telang terhadap kadar kreatinin pada tikus Wistar model sindrom metabolik.
Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan post-test control group design. Tiga puluh ekor tikus Wistar jantan dibagi secara acak dalam lima kelompok. K1 kelompok normal (pakan standar), K2 kelompok kontrol negatif (HFFD 21 hari tanpa intervensi), K3 (HFFD 21 hari, nanoemulsi bunga telang 40 mg/200 gBB 14 hari), K4 (HFFD 21 hari, nanoemulsi bunga telang 60 mg/200 gBB 14 hari), K5 (HFFD 21 hari, nanoemulsi bunga telang 80 mg/200 gBB 14 hari). Pemeriksaan kadar kreatinin dilakukan menggunakan metode reaksi Jaffe.
Hasil rerata kadar kreatinin yaitu K1 0,75+0,03 mg/dL, K2 3,28+0,07 mg/dL, K3 1,80+0,05 mg/dL, K4 1,14+0,10 mg/dL, dan K5 0,87+0,02 mg/dL. Data dianalisis menggunakan uji One Way ANOVA dengan hasil perbedaan rerata kadar kreatinin antar kelompok yang signifikan (p=0,000). Analisis dilanjutkan uji Post-Hoc LSD untuk mengetahui perbandingan rerata kadar kreatinin antar kelompok dengan hasil terdapat perbedaan signifikan (p=0,000) pada seluruh kelompok. K5 memiliki nilai rerata kadar kreatinin terendah dan mendekati kelompok normal.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberian nanoemulsi bunga telang memiliki pengaruh menurunkan kadar kreatinin pada tikus Wistar model sindrom metabolik.
Kata kunci: Sindrom Metabolik, Nanoemulsi, Bunga Telang, Kreatinin, Tikus Wistar, HFFD
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran Fakultas Kedokteran > Mahasiswa FK - Skripsi Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter |
| Date Deposited: | 03 Jun 2026 01:45 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/46799 |
