Prasetya, Muhammad Izza and Ramadhan, Cahya Hafizh (2026) ANALISIS PERANCANGAN COUNTERWEIGHT PADA PENANGANAN PASCA LONGSORAN DI PEKERJAAN TIMBUNAN STA 146+725 - 146+800 PROYEK JALAN TOL BAYUNG LENCIR - TEMPINO SEKSI 3 DENGAN PENDEKATAN METODE ELEMEN HINGGA. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
Teknik Sipil_30202300169_fullpdf.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (8MB)
Teknik Sipil_30202300169_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (153kB)
Abstract
Permasalahan yang terjadi pada pembangunan Jalan Tol Bayung Lencir - Tempino Seksi 3 terdapat longsor pada tanah timbunan pada segmen STA 146+725 - 146+800. Longsor tersebut mengakibatkan amblesan sedalam 1,5 meter pada badan timbunan sepanjang ±50 m. Pemodelan elemen hingga (finite element) dua dimensi diterapkan untuk menganalisis respon deformasi tanah pada longsoran tersebut. Studi ini dilakukan untuk mengevaluasi stabilitas timbunan pasca longsor, meninjau respons tanah terhadap beban preloading, serta merancang dan menilai efektivitas counterweight dalam meningkatkan kestabilan lereng. Analisis numerik mempertimbangkan stratifikasi tanah dan karakteristik fisik setiap lapisan, serta divalidasi melalui back analysis dengan kondisi lapangan.
Hasil analisis balik (back analysis) preloading setinggi 3 meter di dapatkan faktor keamanan (SF) sebesar 1,161, dengan deformasi vertikal maksimum mencapai 0,2376 m. Hasil ini mengindikasikan bahwa lereng berada dalam kondisi kritis, sehingga berpotensi mengalami deformasi atau longsoran lokal.
Penerapan counterweight meningkatkan kestabilan lereng secara signifikan. Konfigurasi counterweight slope 1:2 dengan tinggi 3,5 m dan lebar 7 m menghasilkan SF 1,444 di tahap konstruksi counterweight, 1,445 di tahap perkerasan, dan 1,441 pada kondisi service load. Sedangkan pada kondisi jangka panjang di dapatkan SF sebesar 1,475 setelah konsolidasi 1 tahun ,3 tahun ,10 tahun, dan 50 tahun yang memperlihatkan distribusi tegangan yang merata dan respons yang baik. Di sisi lain, pada konfigurasi counterweight slope 1:1 dengan tinggi 4 m dan lebar 3 m menghasilkan SF 1,442 di tahap konstruksi counterweight, 1,445 di tahap perkerasan, dan 1,374 pada kondisi service load. Sedangkan pada kondisi jangka panjang di dapatkan SF sebesar 1,474 setelah konsolidasi 1 tahun, dan 1,473 setelah konsolidasi 3 tahun ,10 tahun, dan 50 tahun. Pemodelan ini menunjukkan bahwa penerapan counterweight memberikan gaya penahan tambahan di kaki timbunan, mengurangi tegangan geser, dan menekan potensi kelongsoran, sehingga lereng menjadi lebih stabil dalam jangka panjang.
Kata kunci : Timbunan, Longsor, Counterweight, Elemen hingga, Faktor Keamanan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik Fakultas Teknik > Mahasiswa FT - Skripsi Teknik Sipil |
| Date Deposited: | 03 Jun 2026 02:50 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/46778 |
