Rizqilah, Muhammad Ariz and Wade, Irene Garlin Putrianne (2025) EVALUASI KINERJA BIAYA DAN WAKTU MENGGUNAKAN EARN VALUE METHODE SERTA CRASHING DAN OVERLAPPING, STUDI KASUS PADA PROYEK PEMBANGUNAN JALAN TOL SOLO – YOGYAKARTA - NYIA PAKET 1.2 (STA 22+300 S.D 32+300 & STA 35+640 S.D 42+375). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Text
Teknik Sipil_30202400255_fullpdf.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (22MB)
Text
Teknik Sipil_30202400255_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (55kB)

Abstract

Proyek konstruksi sering mengalami penyimpangan biaya dan keterlambatan waktu, memerlukan evaluasi kinerja yang akurat untuk tindakan korektif. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja biaya dan waktu proyek konstruksi menggunakan Earned Value Method (EVM). Selanjutnya, dilakukan analisis potensi percepatan proyek menggunakan strategi crashing dan overlapping pada jalur kritis. Tujuannya adalah meminimalkan dampak keterlambatan, mencapai target waktu, dan memastikan efisiensi biaya yang optimal.
Metode penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan mengambil data sekunder dari laporan kemajuan proyek, RAB, dan jadwal. EVM digunakan untuk menghitung CPI dan SPI, serta memprediksi biaya dan waktu penyelesaian. Kemudian, dilakukan analisis crashing untuk durasi optimum dengan biaya minimum, dan analisis overlapping untuk pengoptimalan jadwal. Hasilnya akan menjadi rekomendasi strategi pengendalian dan percepatan proyek yang efisien.
Berdasarkan evaluasi Earned Value, proyek mengalami defisit kinerja dengan keterlambatan jadwal (SPI ) sebesar 0,89, akan tetapi ada efisiensi biaya (CPI) sebesar 1,05. Berdasarka keterlambatan tersebut, proyek diprediksikan selesai dengan durasi 1.108 hari dan biaya total sebesar Rp 3.172.793.934.212. Sehingga dilakukan akselerasi terhadap sisa pekerjaan dengan metode crashing melalui penambahan tenaga kerja sebesar 15% mampu memangkas durasi sebanyak 0,46% menjadi 1081 hari, namun meningkatkan biaya langsung menjadi Rp2.634.212.662.990. Dan juga melalui penambahan tenaga kerja sebesar 20% mampu memangkas durasi sebanyak 0,46% menjadi 1081 hari, namun meningkatkan biaya langsung menjadi Rp 2.634.232.088.615. Sementara itu, strategi overlapping pada jalur kritis lebih efisien dengan mereduksi waktu sebanyak 1,84% menjadi 1.066 hari. Metode ini tidak menambahkan biaya langsung dan berhasil menekan biaya tidak langsung menjadi Rp 459.708.584.083,04 karena penggunaan sumber daya yang stabil.
Kata Kunci: Earned Value Method; Kinerja Biaya dan Waktu, Crashing, Overlapping, Percepatan Jadwal

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik
Fakultas Teknik > Mahasiswa FT - Skripsi Teknik Sipil
Date Deposited: 03 Jun 2026 04:01
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/46751

Actions (login required)

View Item
View Item