Triyanto, Puji (2026) HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN SELF-EFFICACY TERHADAP PERILAKU PERSONAL HYGIENE PADA PASIEN POST-LAPARATOMI DI RSI SULTAN AGUNG SEMARANG. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.
Magister Keperawatan_21902400031_fullpdf.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (4MB)
Magister Keperawatan_21902400031_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (144kB)
Abstract
Laparatomi merupakan prosedur bedah invasif dengan risiko komplikasi pascaoperasi seperti infeksi. Perilaku personal hygiene yang baik berperan kritis dalam mencegah komplikasi dan mempercepat pemulihan. Dukungan keluarga dan self-efficacy pasien diduga merupakan faktor yang memengaruhi perilaku tersebut. Namun, penerapan personal hygiene pada pasien post-laparotomi di RSI Sultan Agung Semarang masih bervariasi dan seringkali terkendala oleh kurangnya dukungan keluarga serta keyakinan diri pasien.
Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan keluarga dan self-efficacy terhadap perilaku personal hygiene pada pasien post-laparotomi di RSI Sultan Agung Semarang.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif cross-sectional dengan sampel sebanyak 112 pasien post-laparotomi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan statistik deskriptif untuk menggambarkan karakteristik responden dan variabel penelitian, serta uji korelasi Spearman dan Gamma untuk menganalisis hubungan antar variabel
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan keluarga berpengaruh signifikan terhadap perilaku personal hygiene pasien post-laparotomi di RSI Sultan Agung Semarang, dengan nilai Gamma sebesar 0,612, nilai approx. T sebesar 7,56, dan p-value 0,000. Nilai R sebesar 0,78 mengindikasikan bahwa hubungan tersebut berada pada kategori Hubungan Kuat, yang berarti semakin baik dukungan keluarga, semakin optimal perilaku kebersihan diri pasien. Selain itu, self-efficacy terbukti memberikan pengaruh yang signifikan dan sangat kuat terhadap perilaku personal hygiene, dengan Gamma 0,684, approx. T 8,14, p-value 0,000, serta nilai R 0,82 yang menempatkannya pada kategori Hubungan Sangat Kuat. Temuan ini menunjukkan bahwa keyakinan diri pasien memiliki peran dominan dalam mendorong perilaku kebersihan diri yang lebih baik setelah operasi.
Kesimpulan: bahwa dukungan keluarga dan self-efficacy memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku personal hygiene pasien post-laparotomi di RSI Sultan Agung Semarang. Dukungan keluarga memberikan kontribusi kuat dalam mendorong perilaku kebersihan diri, sementara self-efficacy menjadi faktor yang lebih dominan dengan keeratan hubungan sangat kuat.
Kata Kunci: Dukungan Keluarga, Self-efficacy, Personal hygiene, Post-Laparotomi.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Keperawatan > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Ilmu Keperawatan Pascasarjana > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Ilmu Keperawatan |
| Date Deposited: | 04 Jun 2026 02:34 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/46724 |
