Karnadi, Karnadi (2026) PENGARUH METODE SOCIALIZATION EXTERNALIZATION CONBINATION INTERNALIZATION (SECI) DALAM PENINGKATAN PELAKSANAAN EARLY MOBILIZATION DI BANGSAL RAWAT INAP. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.
|
Text
Magister Keperawatan_21902400023_fullpdf.pdf |
|
|
Text
Magister Keperawatan_21902400023_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
Abstract
Mobilisasi dini sebagai komponen utama Enhanced Recovery After Surgery (ERAS) memainkan peran vital dalam mempercepat pemulihan pasien pasca operasi, mengurangi komplikasi seperti ileus paralitik (20-30%), pneumonia aspirasi, dan ketergantungan opioid, serta mempersingkat lama rawat inap hingga 2-3 hari dibandingkan pendekatan konvensional. Namun, implementasinya di bangsal rawat inap RSI Sultan Agung Semarang masih suboptimal, dengan hanya 60% perawat melaksanakan protokol tepat waktu akibat keterbatasan pengetahuan tacit, kurangnya kolaborasi tim, dan praktik berbasis instruksi verbal satu arah. Penelitian ini menguji efektivitas metode SECI (Socialization-Externalization-Combination-Internalization) dari Nonaka & Takeuchi untuk mentransformasi pengetahuan tersembunyi menjadi praktik eksplisit melalui siklus interaksi sosial, dialog reflektif, sintesis dokumentasi, dan aplikasi klinis berkelanjutan. Dengan desain quasi-eksperimental pretest-posttest control group, 54 perawat dibagi random menjadi kelompok intervensi SECI (n=27, 4 sesi workshop 90 menit) dan kontrol diskusi konvensional (n=27), menggunakan instrumen kuesioner pengetahuan (20 item, reliabilitas 0.87) dan observasi pelaksanaan (checklist 15 indikator, inter-rater reliability 0.92). Analisis non-parametrik Wilcoxon menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan intervensi (Δ=23.7 poin, p<0.001) vs kontrol (Δ=11.9 poin, p=0.008), sementara Mann-Whitney mengonfirmasi superioritas pelaksanaan (88.9% sesuai vs 77.8%, p=0.021; OR=2.45, 95%CI 1.12-5.36). SECI unggul karena memfasilitasi knowledge spiral: sosialisasi berbagi pengalaman kasus, eksternalisasi metafor visual protokol, kombinasi guideline ERAS terintegrasi, dan internalisasi simulasi bedside. Temuan ini selaras dengan meta-analisis global (reduksi komplikasi 28%, Ljungqvist et al., 2023) dan berkontribusi pada kebijakan rumah sakit nasional. Rekomendasi mencakup adopsi SECI dalam CPD perawat, pelatihan blended online-offline, dan evaluasi longitudinal untuk sustainabilitas, mendukung target SDGs 3.8 peningkatan kualitas pelayanan kesehatan Indonesia.
Kata Kunci: Metode SECI, early mobilization, ERAS, kompetensi perawat, quasi-eksperimen, manajemen pengetahuan.
| Dosen Pembimbing: | Suyanto, Suyanto and Melastuti, Erna | nidn0620068504, nidn0620057604 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Masters) |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Keperawatan > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Ilmu Keperawatan Pascasarjana > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Ilmu Keperawatan |
| Depositing User: | Pustakawan 3 UNISSULA |
| Date Deposited: | 30 Apr 2026 07:55 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/46701 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
