Indartik, Indartik (2026) EFEKTIVITAS PERAWATAN METODE NESTING BERBASIS TEORI KONSERVASI ENERGI TERHADAP DURASI TIDUR BAYI BBLR. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of Magister Keperawatan_21902400021_fullpdf.pdf] Text
Magister Keperawatan_21902400021_fullpdf.pdf

| Download (2MB)
[thumbnail of Magister Keperawatan_21902400021_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Magister Keperawatan_21902400021_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (46kB)

Abstract

Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) memiliki kerentanan tinggi terhadap gangguan pengaturan suhu tubuh dan pola tidur, yang berpotensi menghambat proses pertumbuhan serta perkembangan neurologis. Kecukupan tidur menjadi aspek penting dalam perawatan bayi BBLR karena berperan dalam penghematan energi dan mendukung maturasi sistem saraf. Berbagai pendekatan keperawatan, termasuk Perawatan Metode Kanguru dan Metode Nesting, telah diterapkan untuk meningkatkan kenyamanan dan memperpanjang durasi tidur bayi. Kajian yang secara langsung membandingkan efektivitas kedua intervensi tersebut, terutama nesting yang dikembangkan berdasarkan Teori Konservasi Energi, masih terbatas dan memerlukan penelitian lebih lanjut. Nesting merupakan metode yang dirancang untuk menciptakan suasana yang menyerupai kondisi dalam rahim, dengan memposisikan tubuh bayi dalam posisi fleksi menggunakan kain pembungkus yang digulung.
Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik komparasi, desain penelitian quasy experiment dengan rancangan two group pre test and post test design. Subjek penelitian adalah 38 bayi BBLR yang dibagi menjadi kelompok intervensi (Perawatan metode nesting berbasis teori konservasi energi) dan kelompok kontrol (Perawatan Metode Kanguru). Durasi tidur bayi diukur sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dan uji Mann–Whitney.
Hasil: Sebagian besar ibu pada kelompok intervensi dan kontrol berada pada rentang usia 20–35 tahun dengan usia kehamilan kurang dari 37 minggu, sementara mayoritas bayi berjenis kelamin laki-laki, termasuk usia neonatal dini, dan tergolong BBLR. Pemberian Perawatan Metode Nesting berbasis Teori Konservasi Energi maupun Pemberian Perawatan Metode Kanguru terbukti meningkatkan durasi tidur bayi BBLR secara bermakna (p < 0,05), dengan peningkatan durasi tidur yang lebih tinggi pada kelompok perawatan metode nesting berbasis teori konservasi energi dibandingkan metode kanguru (p = 0,009).
Rekomendasi: Perawatan metode nesting berbasis teori konservasi energi dapat direkomendasikan sebagai intervensi keperawatan untuk meningkatkan durasi tidur bayi BBLR untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi di ruang perawatan neonatal, serta perlu dikaji lebih lanjut dampak terhadap kondisi fisiologis bayi.

Kata Kunci: Berat Badan Lahir Rendah, durasi tidur bayi, Perawatan Metode Nesting, teori konservasi energi, Perawatan Metode Kanguru

Dosen Pembimbing: Khasanah, Nopi Nur and Wahyuni, Sri | nidn0630118701, nidn0609067504
Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Ilmu Keperawatan
Fakultas Ilmu Keperawatan > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Ilmu Keperawatan
Pascasarjana > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Ilmu Keperawatan
Depositing User: Pustakawan 3 UNISSULA
Date Deposited: 30 Apr 2026 07:56
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/46699

Actions (login required)

View Item View Item