Wibowo, Septian Ady (2026) ANALISIS LAHAN POTENSIAL UNTUK RELOKASI PERMUKIMAN DI SEKITAR KAWASAN RAWAN BENCANA GEMPA BUMI SESAR LEMBANG JAWA BARAT. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
Perencanaan Wilayah dan Kota_31202000093_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (91kB)
Perencanaan Wilayah dan Kota_31202000093_fullpdf.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (12MB)
Abstract
Indonesia merupakan wilayah dengan tingkat bahaya gempa bumi tinggi akibat aktivitas tektonik, salah satunya pada kawasan Sesar Lembang di Provinsi Jawa Barat yang melintasi wilayah dengan kepadatan permukiman signifikan. Keberadaan permukiman dalam koridor 250 meter dari jalur sesar meningkatkan risiko kerugian fisik dan korban jiwa apabila terjadi gempa berkekuatan menengah hingga besar. Meskipun kebijakan tata ruang telah menetapkan pembatasan pemanfaatan ruang pada koridor tersebut, perkembangan permukiman masih berlangsung sehingga diperlukan perencanaan relokasi berbasis analisis spasial yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan menganalisis sebaran lahan potensial untuk relokasi permukiman di sekitar kawasan rawan gempa Sesar Lembang. Metode yang digunakan adalah Multi-Criteria Evaluation (MCE) berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan teknik weighted overlay dan pembobotan kriteria menggunakan Analytic Hierarchy Process (AHP). Variabel yang dianalisis meliputi faktor fisik lingkungan, kawasan rawan bencana, aksesibilitas, dan sosial ekonomi. Hasil identifikasi menunjukkan terdapat 14.947 unit rumah atau sekitar 59.788 jiwa berada dalam zona rawan gempa dengan kebutuhan lahan relokasi sebesar 1.457.333 m². Ketersediaan lahan cadangan mencapai 43.141.504 m² dan secara kuantitatif mencukupi lebih dari dua puluh kali kebutuhan. Analisis kesesuaian menghasilkan empat kelas, dengan dominasi kelas Sangat Sesuai (47,9%) dan Sesuai (48,0%). Faktor fisik lingkungan menjadi determinan utama dengan bobot tertinggi (41%), diikuti aksesibilitas (26%), kawasan rawan bencana (20%), dan sosial ekonomi (13%), serta nilai Consistency Ratio < 0,1 yang menunjukkan konsistensi model. Berdasarkan luasan hamparan, ditetapkan Zona Prioritas Relokasi Terpadu dan Zona Relokasi Mandiri atau Terbatas. Secara keseluruhan, penelitian ini menghasilkan model kesesuaian lahan yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar spasial dalam perencanaan relokasi permukiman berbasis mitigasi risiko gempa bumi di sekitar Sesar Lembang.
Kata Kunci: Analytic Hierarchy Process (AHP); Sistem Informasi Geografis (SIG); kesesuaian lahan; relokasi permukiman.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering |
| Divisions: | Fakultas Teknik Fakultas Teknik > Mahasiswa FT - Skripsi Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota (Planologi) |
| Date Deposited: | 29 Apr 2026 07:45 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/46640 |
