Khasanah, Welisdita Pangesti (2026) PENGARUH PEMBERIAN GEL EKSTRAK BUAH CIPLUKAN (Physalis angulata) TERHADAP KADAR MATRIX METALLOPROTEINASE-1 DAN INTERLEUKIN-6 (Studi Eksperimental in Vivo Pada Mencit yang Terpapar UVB akut). Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of Magister Biomedik_MBK2424010531_fullpdf.pdf] Text
Magister Biomedik_MBK2424010531_fullpdf.pdf

| Download (3MB)
[thumbnail of Magister Biomedik_MBK2424010531_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Magister Biomedik_MBK2424010531_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (83kB)

Abstract

Latar belakang Paparan sinar ultraviolet B (UVB) memicu inflamasi kulit dan proses photoaging melalui stres oksidatif, peningkatan sitokin proinflamasi, serta degradasi matriks ekstraseluler. Interleukin-6 (IL-6) dan Matrix Metalloproteinase-1 (MMP-1) merupakan penanda penting respons inflamasi dan kerusakan kolagen akibat UVB. Ciplukan (Physalis angulata) berpotensi sebagai agen antiinflamasi, namun pengaruhnya terhadap IL-6 dan MMP-1 masih terbatas. Penelitian ini dilakukan untuk menilai potensi gel ekstrak buah ciplukan sebagai agen protektif kulit.
Metode Penelitian: Penelitian eksperimental in vivo dengan desain post-test only control group melibatkan 24 mencit BALB/c betina yang dipapar UVB akut dan dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan, dimana terdiri dari kelompok sehat (Kl), kelompok kontrol (K2), kelompok GEBC konsentrasi 10% (K3) dan konsentrasi 20% (K4). Perlakuan gel ekstrak buah ciplukan 10% dan 20% diberikan secara topikal selama lima hari. Kadar IL-6 dan MMP-1 dianalisis menggunakan ELISA dan data diuji dengan One Way ANOVA serta uji post hoc LSD.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata ± standar deviasi kadar MMP-1 pada kelompok (K1) sebesar 694,57 ± 75,34 ng/mL (K2) 788,31 ± 151,25 ng/mL, (K3) 718,00 ± 159,45 ng/mL, dan (K4) 822,55 ± 87,11 ng/mL, sedangkan rerata ± standar deviasi kadar IL-6 sebesar (K1) 136,38 ± 21,69 pg/mL (K2) 141,61 ± 22,04 pg/mL (K3) 122,38 ± 10,20 pg/mL, dan (K4) 155,66 ± 9,91 pg/mL. Hasil uji One Way ANOVA menunjukkan tidak terdapat perbedaan bermakna kadar MMP-1 seluruh kelompok (p = 0,275), namun terdapat perbedaan bermakna kadar IL-6 seluruh kelompok perlakuan (p = 0,024).
Kesimpulan: Pemberian gel ekstrak buah ciplukan (Physalis angulata) secara topikal tidak berpengaruh terhadap kadar MMP-1 namun berpengaruh terhadap kadar IL-6 pada mencit yang dipapar UVB akut.

Kata Kunci: Photoaging,UVB, Inflamation, ciplukan

Dosen Pembimbing: Z, Siti Thomas and Chodidjah, Chodidjah | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Pascasarjana > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Biomedik
Fakultas Kedokteran > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Biomedik
Depositing User: Pustakawan 4 UNISSULA
Date Deposited: 29 Apr 2026 03:52
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/46626

Actions (login required)

View Item View Item