Nurhasanah, Siti Lia (2026) PENGARUH PEMBERIAN EXOSOME HYPOXIA MESENCHYMAL STEM CELLS (EH-MSC) TERHADAP EKSPRESI FORKHEAD BOX PROTEIN P3 (FOXP3) DAN KERATIN-10 (K10) (Studi Eksperimental In Vivo Pada Tikus Wistar model Psoriasis-like yang diinduksi IMQ). Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.
|
Text
Magister Biomedik_MBK2424010526_fullpdf.pdf |
|
|
Text
Magister Biomedik_MBK2424010526_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
Abstract
Latar Belakang: Psoriasis merupakan penyakit inflamasi kronik autoimun yang ditandai oleh disregulasi imun dan gangguan diferensiasi epidermis. Forkhead Box Protein P3 (FOXP3) berperan dalam fungsi sel T regulator, sedangkan Keratin-10 (K10) merupakan marker diferensiasi keratinosit yang mengalami perubahan patologis pada psoriasis. Exosome Hypoxia Mesenchymal Stem Cells (EH-MSC) memiliki potensi imunomodulator dan regeneratif, namun pengaruhnya terhadap ekspresi FOXP3 dan K10 pada model psoriasis masih terbatas.
Metode: Penelitian ini merupakan studi eksperimental in vivo dengan desain randomized post-test only control group. Tikus Wistar jantan diinduksi psoriasis menggunakan imiquimod (IMQ) dan dibagi menjadi lima kelompok: kontrol sehat, kontrol IMQ, terapi metotreksat, serta dua kelompok EH-MSC dosis 100 µl dan 200 µl. Ekspresi FOXP3 dan K10 pada jaringan kulit dianalisis menggunakan metode PCR. Analisis statistik dilakukan dengan One-Way ANOVA dilanjutkan uji Post Hoc LSD, dengan tingkat signifikansi p<0,05.
Hasil: Terdapat perbedaan bermakna ekspresi FOXP3 antar kelompok (ANOVA p<0,001). Pemberian EH-MSC adanya pengaruh ekspresi FOXP3 secara signifikan dibandingkan kelompok IMQ, dengan nilai tertinggi pada dosis 200 µl (1,84±0,29 pg/mL). Ekspresi K10 juga menunjukkan perbedaan bermakna antar kelompok (ANOVA p<0,001). Kelompok IMQ menunjukkan adanya pengaruh ekspresi K10 tertinggi (3,86±0,67 pg/mL), sedangkan pemberian EH-MSC mempengaruhi ekspresi K10 secara signifikan dan bersifat dose-dependent, dengan dosis 200 µl menghasilkan nilai yang tidak berbeda bermakna dengan kontrol sehat (p=0,345).
Kesimpulan: Pemberian EH-MSC meningkatkan ekspresi FOXP3 dan menurunkan ekspresi K10 secara signifikan pada model psoriasis, yang mencerminkan efek imunomodulator serta normalisasi diferensiasi keratinosit.
Kata kunci: psoriasis, FOXP3, Keratin-10, EH-MSC
| Dosen Pembimbing: | Setiawan, Eko and Mulyani, Sri Priyantini | UNSPECIFIED |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Masters) |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran Pascasarjana > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Biomedik Fakultas Kedokteran > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Biomedik |
| Depositing User: | Pustakawan 4 UNISSULA |
| Date Deposited: | 29 Apr 2026 03:55 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/46621 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
